Daerah

NU Jatim-Kiai Sepuh Solidkan Kekuatan di Madura

...

Surabaya – Usai konsolidasi berupa turun ke bawah alias turba di sejumlah kota di Jawa Timur, kini Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur kembali melaksanakan kegiatan serupa di Madura, Sabtu, 6 April 2019, besok.

Konsolidasi bersama PCNU se-Madura ini akan berlangsung di Pondok Pesantren Miftahul Anwar, Klompek, Kadur, Pamekasan, dan akan dihadiri para kiai sepuh pengasuh pondok pesantren di Jatim.

“Besar harapan, kegiatan turba di Pamekasan ini bisa menjadi salah satu faktor penanda kekuatan NU di Jawa Timur, khususnya di Madura,” kata Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Prof KH Abd A’la, di Surabaya, Jumat, 5 April 2019.

Baca juga: Yenny Wahid Minta Kader Gus Dur Turun Ajak Warga Madura Pilih Jokowi-KH Maruf

Kegiatan tersebut akan diawali pemberian ijazah kubra kitab Hirzul Jawsyan oleh Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Manshur. Acara dilanjut shalat Dhuhur berjamaah dan istighatsah.

Para kiai pengasuh pesantren dan PWNU Jawa Timur yang hadir dinataranya KH Anwar Manshur (Rais PWNU Jatim/PP Lirboyo Kediri), KH Nawawi Abd Jalil (Mustasyar PWNU Jatim/Sidogiri), KH Anwar Iskandar (Kediri), KH Jazuli Nur (Bangkalan), KH Mas Abd Adzim (Bangkalan), KH Marzuqi Mustamar (Ketua PWNU Jatim/Malang), dan masyayikh sepuh Jatim, serta pengasuh pesantren di Madura.

Baca juga: PWNU Jatim: Jangan Pilih Pemimpin yang Didukung Wahabi

“Kehadiran para kiai, masyayikh dan Ketua PWNU pada Turba di Pamekasan ini karena meyakini salah satu kekuatan NU berada di Madura, karena hampir 100 persen warga Madura adalah warga NU,” kata Bendahara PWNU Jatim yang juga koordinator PWNU Zona Madura KH M Matorurrozaq.

Ketua PCNU Pamekasan KH Taufik Hasyim menyampaikan konsolidasi dan turba PWNU Jatim ini juga dihadiri Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Madura dan Ranting NU se-Pamekasan. PCNU se-Madura terdiri dari Bangkalan, Sampang, Masalembu, Kangean, Sumenep, dan Pamekasan.

Baca juga: Kemenangan Jokowi-KH Maruf Amin, Simbol Kemenangan Kaum Santri

“Ditambah pengurus lembaga dan badan otonom termasuk Muslimat NU, Fatayat NU, Gerakan Pemuda Ansor, IPNU, IPPNU, PMII, Banser, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama, Pagar Nusa, dan lainnya,” ujarnya. (rus/onk)