Nasional

Ini Cara Nusron Wahid Semangati Pengurus Ansor Jatim

Minggu, 14 September 2014 15:40 wib

...
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor H Nusron Wahid dan Ketua PWNU Jawa Timur KH M Hasan Mutawakkil Alallah (baju putih) menyalami jajaran pengurus Pimpinan Wilayah GP Ansor Jatim, seusai dilantik (Abdul Hady JM/SantriNews.com)

Surabaya – Banyak cara dilakukan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, H Nusron Wahid dalam menyemangati kadernya. Ia menyebut, Ansor adalah satu-satunya organisasi yang namanya disebut di dalam Alquran.

Hal itu disinggung Nusron saat memberikan kata sambutan di acara pelantikan pengurus Pimpinan Wilayah GP Ansor Jatim, di kantor PWNU Jatim, Ahad 14 September 2014.

Di hadapan kader Ansor/Banser se-Jatim yang hadir, Nusron menyinggung seraya menafsiri ihwal penamaan Ansor oleh KH Abdul Wahab Chasbullah (Mbah Wahab).

Menurutnya, banyak organisasi kepemudaan biasanya mengekorkan namanya kepada organisasi induk. Tapi tidak dengan Ansor, organisasi kepemudaan NU. Ia tidak disebut dengan nama Gerakan Pemuda Nahdlatul Ulama.

“Saya bertanya-tanya, kenapa Mbah Wahab Chasbullah mendirikan organisasi ini dengan nama Ansor, kenapa bukan Pemuda Nahdlatul Ulama, seperti Pemuda Muhammadiyah,” ujarnya.

Padahal, kata Nusron, jika ditelisik dari sisi sejarah Islam, kaum Ansor di masa Rasulullah tidak hanya terdiri dari para pemuda, tapi juga banyak dari kaum tua. Dengan setengah berkelakar, Nusron berkata “Setelah saya berpikir, ternyata Ansor adalah satu-satunya organisasi yang namanya disebut di dalam Alquran.”

Mantan Ketua Umum PB PMII ini kemudian menukil bunyi salah satu ayat Alquran yang di dalamnya terdapat kalimat ‘anshorullah’.

“NU saja tidak disebut di dalam Alquran. Hanya kata ‘ulama’ saja disebut-sebut, tapi kata ‘nahdlah’nya tidak,” kata Nusron memberikan tafsir ihwal penamaan Ansor.

Secara berkelakar, Ia juga menyitir bunyi hadits yang menyebutkan siapa yang mencintai kaum anshor maka akan dicintai Allah. Begitu juga sebaliknya jika membenci kaum anshor maka akan dibenci Allah.

Tafsiran Nusron dengan setengah bercanda soal nama Ansor yang dipilih Mbah Wahab tersebut, disampaikannya tentu sebagai penyemangat kepada para pengurus Ansor Jatim dibawah kepemimpinan Rudi Tri Wachid yang baru dilantik dalam menjalankan amanah.

“Kami siap menjadi garda terdepan untuk memperjuangkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah, Islam Rahmatan lil Alamin, Islam Nusantara, dengan komando Nahdlatul Ulama,” ujarnya dihadapan Rais Syuriah PWNU Jatim KH Miftachul Akhyar dan Ketua Tanfidz KH M Hasan Mutawakkil Alallah.

Rudi Tri Wachid terpilih pada Konferensi Wilayah di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan, akhir Desember 2013. Mantan ketua PC Ansor Kabupaten Ngawi ini menggantikan pendahulunya, Alfa Isnaeni.

Dalam lima tahun ke depan, Rudi mengemban tugas utama untuk memperkuat internal Ansor Jatim, yang sebelumnya pada awal kepemimpinan Alfa Isnaeni sempat terpecah menjadi dua kepengurusan. (ahay)