Nasional

Rakornas PMII Soroti Kebijakan Jokowi-JK

Jum'at, 04 September 2015 14:26 wib

Mataram – Kinerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla menjadi salah pembahasan Rapat Koodinasi Nasional (Rakornas) PMII yang berlangsung di Kota Mataram Nusantara Tenggara Barat, pada 3-5 September 2015.

Pembukaan yaang berlangsung di Islamic Centre Mataram dan Rakornas selama 2 hari di wisma haji II Narmada, Lombok Barat, itu dihadiri 2000 kader PMII seluruh Indonesia dan Lokal.

Salah satu ketua PB PMII Zulkarnain menjelaskan, banyak masalah turunan dari kinerja 100 hari pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla hingga hampir berjalan 1 tahun tidak tuntas.

“Banyak kebijakan Presiden Jokowi yang berbenturan, dan tidak selaras dengan Program Nawacita yang didengung-dengungkan,” ujarnya.

Menurut Zulkarnain, hampir semua sektor terdapat masalah terjadi di pemerintahan Jokowi. Ia menyebutkan misalnya isu Polhukam, mulai kisruh dan carut marut Pilkada serentak, remisi koruptor, kegaduhan politik pasca reshuffle kabinet, dan insiden Tolikara.

Isu ekonomi juga tak kalah serius. Seperti pembangunan infrastruktur, investasi asing, perpanjangan Kontrak karya freeport, penghapusan penggunaan bahasa Indonesia terhadap Tenaga kerja Asing, instabilitas harga kebutuhan pokok, dan lemahnya nilai tukar rupiah.

“Isu dan masalah tersebut jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, justru akan menghambat Program Nawacita-nya Jokowi,” tegasnya.

Berbagai masalah tersebut, menurut Zulkarnain, menjadi bahasan penting di Rakornas. “Rekomendasi hasil Rakornas PMII nanti akan menjadi “˜Isu simpul Gerakan’, menjadi Rekomendasi Isu Gerakan Gerakan Mahasiswa di Indonesia,” ujarnya. (zan/onk)