Daerah

PMII Bukan Organisasi Sayap Partai Politik

Sabtu, 28 Desember 2013 17:13 wib

...
Logo Konkoorcab XXI PMII Jatim (santrinews.com/dok)

Probolinggo – Proses alih kepemimpinan PMII Jawa Timur dalam Konkoorcab XXI kali ini dinilai mempunyai tantangan lebih besar dibanding dua tahun lalu, sebab akan menghadapi tahun politik 2014. Karena itu, calon ketua PMII Jatim harus bersih dari tunggangan partai politik.

“Jangan sampai ditunggangi parpol karena ini akan berdampak terhadap kaderisasi dan mendistorsi nilai-nilai dan idealisme gerakan,” kata Abdul Manaf, pengurus cabang PMII Surabaya periode 2011-2012, dalam keterangan tertulisnya.

Oleh sebab itu, dia berharap pengurus cabang PMII se Jatim untuk berhati-hati dalam menentukan pilihan. Karena ada satu diantara banyak calon yang diduga kuat menjadi pengurus salah satu sayap partai politik.

“Ini yang perlu dicegah oleh cabang-cabang PMII se Jatim, karena kalau ini dibiarkan maka jelas PMII sudah tidak ada bedanya dengan organisasi yang dipelihara oleh partai politik,” tegasnya.

Ketika ditanya siapa calon yang dimaksud, Manaf buru-buru mengelak. “Yang jelas dia berasal dari cabang besar,” kelitnya.

Nama-nama kandidat yang muncul di arena Konkoorcab XXI PMII Jatim diantaranya adalah M.S Umam (Surabaya), Didik Ferdianto (Jombang), Rusman Hadi (Sumenep), Muhammad Junaidi (Ponorogo), dan Hasanuddin Tiro (Probolinggo).

Konkoorcab berlangsung di Hotel Bromo View Probolinggo 26-29 Desember 2013. (jaz/onk)