Daerah

Rizal Ramli Didaulat jadi Penasehat Jurnalis Nahdliyin

Senin, 18 Mei 2020 19:00 wib

...
Dr Rizal Ramli saat menghadiri pameran lukisan bersama sahabatnya, Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, pada 9 Maret 2020 di Surabaya (santrinews.com/istimewa)

Surabaya – Ekonom senior Rizal Ramli didaulat menjadi penasehat Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN). FJN adalah forum komunikasi untuk jurnalis yang berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) kultural di Jawa Timur. Terbentuk pada 21 Ramadahn 1441 H.

Juru bicara FJN, Muhamad Didi Rosadi mengungkapkan alasan mendaulat Rizal Ramli sebagai penasehat FJN. Rizal Ramli adalah seorang Nahdliyin. Ia juga adalah seorang Gusdurian dan dikenal dekat dengan kiai.

“Rizal Ramli itu Nahdliyin, Gusdurian dan loyalis Gus Dur. Ia orang yng dekat dengan NU dan jurnlis, pas buat dimintai nasehat,” kata Didi Rosadi, yang juga jurnalis Harian Bangsa, Senin, 18 Mei 2020.

Salah satu deklarator FJN, Abdul Hady JM menilai Rizal Ramli sosok yang cerdas, kritis dan berani. Karena itu banyak ilmu dan pengalaman yang bisa ditularkan kepada para jurnalis Nahdliyin.

Hady menambahkan, mantan Menteri di era Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan Jokowi itu sebagai pribadi yang punya karakter. Ia berani menyuarakan kebenaran meskipun itu pahit.

“Jurnalis Nahdliyin ini butuh sentuhan orang yang kritis dan independen. Rizal Ramli lah orangnya,” tegasnya.

Sosok Rizal Ramli tak bisa lepas dari NU. Ia lahir di Padang, Sumatera Barat. Sejak umur 6 tahun ia sudah yatim piatu. Sejak itu ia diboyong kakek-neneknya tinggal di Bogor, Jawa Barat. Di sini Rizal hidup di lingkungan NU dan menjalani amaliah NU.

Sejak bersahabat dengan Gus Dur, Rizal Ramli jadi semakin dekat dengan para kiai dan pondok pesantren. Bahkan ia didaulat oleh para alumni Tebuireng dengan sapaan Gus Romli.

Begitu pula dengan Jawa Timur, Rizal Ramli tak bisa dipisahkan dengan kultur Jawa Timur. Ia suka karakter orang Jawa Timur yang terbuka dan suka kerja keras. Selain itu, almarhumah istrinya adalah orang asli Jawa Timur.

“NU, jurnalis dan Jawa Timur adalah bagian hidup saya. Tentu saya bersedia jadi penasehat Forkom Jurnalis Nahdliyin yang ada di Jatim,” kata Rizal Ramli. (red)