Daerah

Pilkada Rawan Isu SARA, Tokoh Agama Bisa Jadi Penyejuk

Senin, 24 Agustus 2020 18:30 wib

...

Kapuas – Kepolisian Polres Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, meminta tokoh agama dan tokoh masyarakat berperan aktif memberikan pemahaman kepada semua pihak agar tetap terjaga keamanan dan ketertiban menghadapi pelaksanaan Pilkada 2020.

“Tokoh agama dan tokoh masyarakat itu sebagai penyejuk, jangan pula menjadi provokator memecah-belah rasa persatuan dan kesatuan yang dapat menganggu Harkamtibmas,” kata Kabag Sumda Polres Kapuas Hulu Kompol Tedjo Sasono saat dialog bersama Forum kerukunan umat beragama (FKUB), Senin, 24 Agustus 2020.

Tedjo mengatakan tidak akan bermain-main dalam menindak secara tegas siapa pun yang membuat atau pun menjadi provokasi yang mengakibatkan terganggunya kamtibmas. Menurut dia, jika ada persoalan sebaiknya duduk satu meja di selesaikan bersama.

Ia menilai isu yang sangat rawan adalah isu SARA. Ia meminta semua pihak tidak mudah terprovokasi oleh kelompok tertentu yang sengaja ingin merusak rasa persatuan dan kesatuan.

“Kami dari kepolisian akan menindak tegas apabila ada yang membuat suasana tidak aman, makanya hindari perpecahan konflik antar suku, agama, ras maupun golongan, kita ciptakan bersama rasa aman, damai dan sejuk menjelang pilkada,” kata Tedjo.

Tedjo mengharapkan siapa pun nantinya yang terpilih pada pilkada di Kapuas Hulu, harus bersama-sama di dukung meski pun berbeda pilihan demi kepentingan pembangunan bersama.

“Tidak ada gunanya saling bermusuhan karena beda pilihan karena itu akan merugikan kita semua, apalagi jika terjadi konflik, itu harus kita jaga dan ciptakan bersama jangan sampai terjadi, tapi saya percaya tokoh agama dan tokoh masyarakat Kapuas Hulu tetap komitmen dalam menjaga meamanan dan ketertiban,” kata Tedjo.

Dialog bersama FKUB Kabupaten Kapuas Hulu untuk menciptakan aman damai dan sejuk menjelang Pilkada Tahun 2020 di Kapuas Hulu tersebut dihadiri masing-masing tokoh agama yang tergabung dalam FKUB, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ormas keagamaan.

Ketua Panita pelaksana Suryadi mengatakan kegiatan itu untuk mensukseskan pilkada dengan menjaga keamanan ketenangan kedamaian dan mencegah isu SARA sehingga tercipta kamtibmas, baik sebelum maupun setelah pilkada.

“Tanggung jawab menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama di Kapuas Hulu tugas bersama,” kata Suryadi. (ant/red)