Daerah

PC NU Lamongan Serukan Pemerintah Tutup Tempat Maksiat

Sabtu, 28 Juni 2014 14:33 wib

Lamongan – Menjelang bulan suci ramadhan, PCNU Lamongan menyerukan kepada pemerintah setempat agar menertibkan tempat – tempat maksiat.

Seruan itu disampaikan Ketua Tanfidziyah PCNU Lamongan, KH. Bi’in Abdussalam saat ditemui di kantor PCNU Lamongan, Jum’at, 27 Juni 2014.

“Seruan ini kami tujukan kepada seluruh warga Nahdliyyin dan pemerintah setempat untuk menjaga stabilitas keamanan saat bulan ramadhan” seru pak Bi’in diruang kerjanya.

Ia menambahkan, dengan hormat akan datangnya bulan suci ramadhan, maka akan digaransi rasulullah haram terhadap api neraka.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah daerah melalui satpol PP dan kepolisian agar menertibkan tempat maksiat untuk sementara waktu. Misalnya, Tempat Karaoke, tempat perjudian, dan warung remang-remang.

“Dolly saja bisa ditutup, apalagi sekelas Lamongan yang warganya mayoritas muslim dan Nahdliyyin masak enggak bisa,” ujarnya sambil tersenyum.

Tak hanya itu, tindakan itu guna mengantisipasi adanya kekerasan dan kerusuhan yg pernah terjadi di pantura saat bulan suci ramadhan tahun lalu.

Ia khawatir, bila tempat maksiat itu dibiarkan beroperasi selama bulan ramadhan, akan memancing salah satu pihak untuk melakukan tindakan anarkis.

“Bila perlu, patroli juga harus dilakukan satpol PP dan kepolisian agar benar – benar diperhatikan,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ia juga menghimbau agar anak-anak muda tidak melakukan konvoi pada malam hari. Disamping akan memicu masalah baru, juga akan mempengaruhi kondisi kesehatan mereka.
Ia menganjurkan agar waktu istirahat digunakan sebaik baiknya dan kalau bisa untuk ibadah, itu lebih baik.

Sementara itu, dalam rangka turut serta mengisi ramadhan, PC NU Lamongan akan menyediakan pos romadlon dan pos lebaran. Adapun pos akan diletakkan di 6 titik wilayah perbatasan kota.

“Kegiatan disetiap pos, yakni pemberian takjil dan pengajian maupun kuliah umum yang waktunya kondisional” imbuhnya.

Ia berharap agar seluruh warga Nahdliyyin di Lamongan untuk saling menjaga bulan ramadhan bisa berjalan baik dan kusyu’. (mal/jaz)