Daerah

Ratusan Pelajar Gelar Deklarasi Anak Anti Kekerasan

Senin, 20 Mei 2013 00:00 wib

Klaten – Ratusan pelajar di Klaten melakukan aksi anti kekerasan terhadap anak, Minggu 19 Mei 2013. Mereka turun ke jalan mengkampanyekan hak perlindungan anak dalam acara bertajuk “Deklarasi Anak Klaten” di arena Car Free Day (CFD) di sebelah barat Alun-alun Klaten.

Aksi tersebut digelar karena keprihatinan pada banyak terjadinya kasus kekerasan dan pelecehan pada anak yang semakin sering terjadi dan meresahkan. Bahkan, sekolah atau keluarga si anak sendiri pun sering tidak aman bagi anak.

Acara tersebut dihadiri Ketua Klaten Layak Anak (KLA) Klaten, Forum Anak Klaten dan perwakilan guru layak anak Kabupaten Klaten. Acara juga didukung peserta Jambore Anak se-Jawa Tengah.

Mereka membentangkan poster bertuliskan “Stop kekerasan di Sekolah”, “Guru Jangan Suka Marah”, “Jangan Melakukan Kekerasan kepada Kami”, dan lainnya. Acara deklarasi diakhiri aksi tandatangan massal oleh anak-anak dan pengunjung CFD. Tuntutan suara anak Jawa Tengah dibacakan peserta Jambore Anak.

Mereka menuntut penghentian kekerasan di sekolah, pemerintah dan pelaku usaha diminta memberikan informasi layak anak, melibatkan anak dalam perencanaan pembangunan, penghentian trafficking dan menyediaan fasilitas umum yang berpihak pada kepentingan anak.

“Deklarasi Anak akan dibacakan di sekolah di Klaten dan sekolah seluruh Jawa Tengah. Tuntutan utama ditujukan kepada wakil rakyat dan calon gubernur yang bersaing dalam pemilihan gubernur Jawa Tengah, agar mereka berkomitmen pada perlindungan anak,” kata Ketua Forum Anak Klaten, Wancik Ridwan Barari, sebagaimana dilansir suaramerdeka.com. (ahay/saif).