Daerah

Santri Nurul Jadid Paiton Razia Orang Gila Untuk Diobati

Senin, 17 November 2014 20:30 wib

Probolinggo – Sejumlah santri dari Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, dibantu anggota TNI dari Koramil dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo, merazia orang gila di jalan raya pantura. Setelah diamankan, orang yang mempunyai gangguan kejiwaan ini akan dibawa ke RSL Lawang untuk diobati.

Razia dilakukan di sudut-sudut kampung, pertokoan, kolong jembatan hingga sepanjang jalan raya pantura Paiton.

Saat razia, Senin 17 Nopember 2014, petugas mendapati, salah seorang perempuan gila yang tangannya patah, akibat tabrak lari sebuah mobil. Ia langsung dirawat di Puskesmas Paiton.

Sementara itu, sebanyak 10 orang gila laki-laki dan perempuan yang berhasil diamankan, langsung dibawa ke Pesantren Nurul Jadid, dan dimandikan oleh para santri.

Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Ifni mengatakan, kegiatan razia tersebut adalah inisiatif dan kepedulian para santrinya, terhadap nasib para orang gila.

Ifni seperti dilansir Detik mengaku, para santrinya berharap, orang gila tersebut mendapatkan hidup yang sama, layaknya manusia normal pada umumnya.

“Sebanyak 10 orang gila, dari 6 pria dan 4 wanita terjaring dalam razia ini, nantinya, mereka akan dirujuk ke rumah sakit jiwa (RSJ) Lawang Malang, agar memperoleh penanganan yang lebih baik,” pungkas Ifni. (shir/onk)