Daerah

Gubernur Gatot Sarankan Santri Jadi Pengusaha

Jum'at, 20 Februari 2015 20:19 wib

...
Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho bersalaman dengan para santri Nurul Falah, Padangsidimpuan, Rabu, 20 Februari 2013 (santrinews.com/dok)

Medan – Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho meminta kepada para santri agar jangan merengek-rengek menjadi Pegawai Negeri Sipil jika sudah lulus. Dari pada menjadi lulusan santri lebih diharapkan menjadi pengusaha.

Perkataan ini disampaikannya saat mendampingi Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga pada acara Wirausaha Muda Mandiri Goes to Pesantren di Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Jalan Pelajar Timur, Jumat, 20 Februari 2015.

Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan, pada tahun 2015 Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah masuk ke Indonesia. Suka atau tidak suka, kata dia, harus tetap dilalui.

Namun disadari, ketidakpastian dalam menghadapi MEA seperti Sumber Daya Manusia (SDM), kualitas produk, serta soal permodalan yang membuat Indonesia kalah saing dengan negara tetangga.

“Share eskpor yang paling besar di ASEAN itu adalah Singapura. Padahal jumlah penduduknya lebih sedikit dibanding kita. Sharenya mencapai 34 persen,” ujarnya.

Karena ketertinggalan itu, ia mengajak masyarakat agar mengakampanyekan produk Indonesia. Jadi bukan hanya sekedar mencintai tetapi juga memakai produk Indonesia. “Kita harus melawan pasar bebas dengan gerakan nasional. Dengan demikian, maka persoalan menghadapi tahap pertama MEA selesai,” tegasnya. (shir/onk)