Daerah

Pemprov Jatim Kucurkan Hibah 15 Miliar Renovasi Rumah Tak Layak Huni

Selasa, 15 September 2015 00:18 wib

...
Danlntamal V Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah menandantangani kerjasama program renovasi rumah tidak layak huni, disaksikan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf dan Bupati Bangkalan Makmun Ibnu Fuad (santrinews.com/hambali)

Bangkalan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) bekerjasama dengan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal V) menggalang program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH). Setidaknya ada sebanyak 1.600 rumah  tidak layak huni milik nelayan di wilayah pesisir Jatim. Demikian untuk mensukseskan kegiatan tersebut, Pemprov Jatim mengucurkan dana hibah Rp15 miliar.

“Program renovasi RTLH khusus masyarakat pesisir kita kerjasama dengan TNI AL. Pada tahun ini sebanyak 1.600 RTLH yang direnovasi,” kata Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf di Bangkalan, Senin 14 September 2015.

Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul itu, mengatakan, fakta menunjukkan masyarakat mempunyai impian memiliki rumah. Namun rumah yang dimiliki banyak tak layak huni seperti berlantaikan tanah dan dinding terbuat dari bambu.Berdasarkan data tahun 2013, sebanyak 200 ribu lebih rumah warga masuk RTLH di Jatim.

“Kita kerjasama dengan Kodam V untuk program renovasi RTLH sejak 2009. Sekarang dengan TNI AL, yang ditujukan untuk rumah yang ada di kawasan pesisir,” ujar Gus Ipul usai meresmikan RTHL 2015 dihalaman pemkab Bangkalan.

Untuk itu, sambung Gus Ipul tugas TNI selain perang, juga ikut mensejahterakan masyarakat. Salah satunya memperbaiki rumah warga yang RTLH. Setiap rumah dialokasikan dana senilai Rp7,5 juta.

“Tetapi, praktek di lapangan lebih dari itu. Karena prajurit TNI ikut membantu yang tidak dibayar, kadang ada yang urunan. Jadi bantuan ini tidak berkurang, malah bertambah. Saya berharap tahun depan rumah warga yang direnovasi bertambah. Khusus di Madura pada tahun ini ada 500 rumah RTLH yang direnovasi,” ucapnya.

Sementara itu, menurut Danlntamal V Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah, program RTHL Pemrov Jatim ini sangat sejalan dengan program Lantamal V dalam tupoksinya.

“Yaitu melakukan pembinaan petensi nasional dibidang maritim yang berupaya meningkatkan sumber daya manusia sebagai komponen pendukung kekuatan pertahanan negara,” katanya singkat. (mam/jaz)