Daerah

Dua Siswa Jombang Kenalkan Pesantren dan Lagu Indonesia di Malaysia

Senin, 29 Februari 2016 08:42 wib

...
Muhammad Iqbal Adi Wiranto dan Anim Reza Hsini Mubarok diapit pengajar MAU WH. (santrinews.com/fi'li)

Jombang – Lewat persaingan yang lumayan ketat, akhirnya dua siswa dari Madrasah Aliyah Unggulan Wahab Hasbulloh (MAU WH) Tambakberas Jombang Jawa Timur berhasil lolos seleksi yang diadakan United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO). Keduanya bersama peserta dari berbagai negara akan melakukan serangkaian ekspedisi di gunung Kinabalu, Sabah, Malaysia, dan kunjungan ke sejumlah sekolah.

Dua siswa dari MAU WH itu adalah Muhammad Iqbal Adi Wiranto dan Anim Reza Hsini Mubarok. Keduanya bergabung dalam ekspedisi menaklukkan salah satu gunung tertinggi kelima di Asia Tengara. tersebut.Dari keberhasilan ini, mereka mengikuti Mount Kinabalu Biodiversity Expedition.

Ustadz Abdul Mukhid mengemukakan bahwa kegiatan tersebut sebagai “Acara tahunan yang diadakan oleh UNESCO di Gunung Kinabalu dengan peserta dari berbagai negara,” katanya, beberapa waktu berselang. Dan kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai yakni 26 hingga 29 Februari.

Setelah dinyatakan lolos seleksi, sejumlah persiapan harus dilewati peserta. “Karena Kinabalu adalah salah satu gunung tertinggi di Asia Tenggara, maka keduanya dan juga peserta lain dianjurkan memeriksakan kesehatan terlebih dahulu,” kata guru yang pernah menjadi perwakilan Indonesia ke Washington DC untuk international visitor leadership program ini.

Selanjutnya peserta akan menuju Taman Nasional Kundasang untuk melihat beberapa biota serta sejumlah potensi lain. Selama mengikuti kegiatan tersebut peserta akan didampingi petugas yang menjelaskan berbagai hal selama mengikuti kegiatan. Sedangkan tugas peserta adalah mendengarkan seluruh paparan tersebut karena setelah itu mereka akan mengerjakan sebuah proyek.

“Pada hari terakhir mereka akan mengunjungi Sekolah Menengah Sains Selangor,” terangnya. Sekolah tersebut merupakan lembaga pendidikan berasrama yang berada di bawah naungan kerajaan Malaysia.

“Dua kontingen dari MAU WH akan melakukan presentasi tentang sekolah dengan tema adiwiyata,” terangnya.

Tidak itu saja yang akan dilakukan kontingen dari madrasah ini. “Selama di sana kami juga akan menyanyikan lagu Tanah Airku dan tidak lupa menceritakan MAU WH dan Pesantren Bahrul Ulum kepada dunia internasional,” pungkas guru pembimbing kelas olimpiade Bahasa Inggris ini. (Fi’li Ilmiah)