Daerah

Siapkan Upacara Hari Santri, PCNU-Pemkot Semarang Bersinergi

Selasa, 30 Agustus 2016 13:49 wib

Semarang – Kota Semarang, Jawa Tengah akan menyambut Hari Santri Nasional dengan upacara hari santri pada 22 Oktober 2016. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang bersinergi dengan Pemerintah Kota untuk mempersiapkan peringatan hari santri dengan melakukan audiensi bersama Wali Kota Semarang.

Amanah hari santri berdasar Keputusan Presiden nomor 22 tahun 2015 tertanggal 15 Oktober 2015 sangat perlu dilaksanakan dengan baik.

“Semarang sebagai Ibukota Jawa Tengah ingin mengawal pelaksanaan hari santri dengan meriah,” tegas Ketua PCNU H Anasom saat audiensi di Kantor Wali Kota Semarang, Selasa, 30 Agustus 2016.

Banyak agenda-agenda menyambut hari santri yang bisa dijalankan tahun ini. “Badan otonom, lembaga, pesantren dan madrasah di Kota Semarang juga sudah merancang kegiatan menyambut hari santri. Puncak hari santri akan dipusatkan pada 22 Oktober 2016,” tegas Anasom yang juga dosen UIN Walisongo.

Walikota Hendrarprihadi mendukung penuh kegiatan hari santri di Kota Semarang. “Karena hari santri sudah menjadi hari nasional yang ditetapkan Presiden Jokowi, maka semua santri dan seluruh warga Semarang akan mengadakan peringatan hari santri,” tegas Walikota yang akrab disapa Hendi.

Hendi berharap saat upacara hari santri ini dapat melibatkan seluruh representasi umat Islam. Dan tentunya, Nahdlatul Ulama menjadi penanggung jawab kegiatan hari santri ini.

“Sekalian saya ingin saat hari santri nanti ada penghargaan bagi santri asal Semarang yang berprestasi di tingkat nasional atau internasional,” tegas Hendi.

Ketua panitia hari santri, H Agus Fathuddin Yusuf menyambut baik respon Walikota dalam persiapan hari santri ini. “Kami akan mempersiapkan 1200 peserta dari berbagai Majelis Wilayah Cabang se-kota Semarang,” tandas Agus.

Selain itu, pada pelaksanaan upacara nanti, santri putra akan berpakaian sarung, baju putih dan berpeci hitam sebagai identitas santri.

Disamping itu, rencananya akan ada pembacaan ikrar santri yang menolak segala bentuk terorisme dan berbagai jenis narkoba. Harapannya, peringatan hari santri ini juga membawa kesadaran agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban Kota Semarang. (zulfa/jaz)