Daerah

Pimpin Upacara Hari Santri, Ini Pesan Walikota Semarang

Sabtu, 22 Oktober 2016 16:35 wib

...
Sekitar tiga ribu santri memenuhi Balaikota Semarang untuk mengikuti peringatan Hari Santri Nasional (santrinews.com/rifqi)

Semarang – Ribuan santri dari pondok pesantren dan sekolah yang berada dibawah nanungan LP Ma’arif NU Kota Semarang memenuhi halaman Balaikota Semarang untuk melaksanakan apel bersama memperingati Hari Santri Nasional.

“Dahulu Ulama berjuang unuk menumpas penjajah sekarang ini santri berjuang untuk menumpas teroris yang ada di Indonesia, mengatasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, mengentaskan kemiskinan,” kata H Hendrar Prihadi, selaku pembina apel.

Lebih lanjut walikota semarang ini menegaskan agar para santri untuk terus memperjuangkan apa-apa yang telah diperjuangkan para Ulama dahulu demi kesatuan NKRI.

Usai apel acara dilanjutkan dengan penampilan atraksi barongsai dari Batalyon Arhanudse dan konvoi bersama menuju taman makam pahlawan untuk tahlil dan doa bersama.

“Peringatan hari santri bagi kalangan Nahdliyyin merupakan momen penting dan dapat dianggap sakral yang dapat difungsikan untuk memupuk semangat nasionalis santri,” kata H Anashon, ketua tanfidziyah PCNU Kota Semarang saat ditemui di lokasi.

Menurut dia, faltor sejarah ini menjadi penting untuk diperingati agar peran kiai dan pesantren lebih bermanfaat bagi umat.

“Hari santri ini tidak hanya milik NU karena adanya faktor sejarah dari tokoh sepuh pendiri NU yang mencetuskan resolusi jihad maka NU harus memprakarsai peringatan hari santri Nasional,” imbuhnya.

Apel tidak hanya diikuti oleh para kiai, santri dan pengurus anom NU, namun diikuti pula oleh Walikota dan Wakil Walikota dan segenap jajaran dari DPRD Kota Semarang, serta beberapa organisasi massa kepemudaan yang ada di kota Semarang. (rifqi/onk)