Daerah

Gandeng Djarum Foundation, RMI NU Gelar Pengobatan Gratis di Pesantren Al Falah

Sabtu, 11 Februari 2017 22:16 wib

...
Suasana pengobatan gratis oleh RMI.NU Jatim, Djarum Foundation, dan YBSI, di SDN Jarak, Wonosalam, Jombang, Sabtu 14 Januari 2017 (santrinews.com/licom)

Tulungagung – Asosiasi Pondok Pesantren Nahdlatul Ulama atau Robithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Jawa Timur bekerja sama dengan Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku (YBSI) dan Djarum Foundation menggelar bakti sosial pengobatan gratis di halaman Pondok Pesantren Al Falah, Desa Trenceng, Kabupaten Tulungagung, Sabtu.11 Februari 2017.

“Bakti sosial ini digelar sebagai bentuk kepedulian RMI terhadap kesehatan masyarakat di sekitar pesantren, terutama yang ada di daerah-daerah pelosok,” kata Ketua RMI NU Tulungagung Bagus Ahmadi.

Dalam kegiatan pengobatan masal gratis itu, kata Bagus, diikuti tak kurang dari 517 peserta yang terdiri dari masyarakat sekitar pesantren maupun internal santri setempat.

Pengobatan dilakukan secara umum dengan mengukur tekanan darah (tensi) yang dilanjutkan dengan pemeriksaan medis oleh lima tenaga dokter yang melayani pasien secara paralel.

“Rangkaian kegiatan pengobatan gratis ini yang ke-26 kami lakukan secara bergilir di pesantren berbeda se-Jawa Timur,” kata Ketua RMI NU Jatim, Gus Reza Ahmad Zahid.

Gus Reza memastikan kegiatan pengobatan gratis akan dilanjutkan ke sejumlah pesantren lain di Jatim.

“Semangat kegiatan ini selain bentuk pengabdian langsung RMI juga bertujuan mengkampanyekan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat sekitar pesantren,” ujarnya.

Ketua YBSI dr Virly Mavitasari menyatakan mayoritas peserta pengobatan masal gratis mengekuhkan penyakit kulit, mata, asam urat serta darah tinggi atau hipertensi.

Selain diberi wejangan mengenai pola hidup dan pola makan yan baik, tim medis yang terdiri dari lima tenaga dokter umum dan 15 tenaga paramedis atau perawat itu kemudian memberikan sejumlah obat generik terhadap setiap peserta untuk dikonsumsi sesuai resep yang diberikan.

“Peserta dari masyarakat sekitar pesantren sebagian besar kelompok manula yang mengeluhkan sakit asam urat, darah tinggi dan mata karena katarak. Sementara dari kalangan santri biasanya penyakit kulit dan mata, itu smeua karena pengaruh kesehatan lingkungan serta pola makan yang mungkin kurang baik,” ujarnya.

Selain berbagai penyakit itu, beberapa peserta pengobatan gratis juga mengeluhkan penyakit flu ataupun demam yang dipicu akibat perubahan musim. (ubaid/ant)