Daerah

Alumni Minta PMII Tidak Ditunggangi Partai Politik

Rabu, 25 Desember 2013 03:26 wib

...
H RPA Faqih Zamany (dok/santrinews.com)

Surabaya – Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) XXII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur, di Hotel Bromo View Kota Probolinggo, pada 26-29 Desember mendatang, diharapkan menghasilkan keputusan-keputusan penting serta melahirkan pemimpin yang idealis-visioner.

“Kami khawatir ada beberapa partai politik yang mencoba akan menunggangi Konkoorcab PMII Jatim kali ini,” kata H RPA Faqih Zamany, mantan Pengurus Koordinator Cabang PMII Jawa Timur masa khidmat 2009-2011, Selasa, 24 Desember 2013.

Kekhawatiran Faqih Zamany cukup beralasan. Sebab, menurutnya, menjelang tahun 2014 yang merupakan tahun politik, semua partai politik sangat berkepentingan dalam proses alih kepemimpinan di PMII.

“Tujuannya jelas agar PMII itu mendukung kepentingan politik praktis parpol bersangkutan,” kata Faqih memberi alasan.

“Jadi, semua calon (ketua PMII Jatim, red) harus steril dari pesanan parpol tertentu,” imbuh pria yang sekarang menjabat sebagai wakil sekretaris LDNU Pamekasan ini.

Bila calon ketua PMII Jatim mendatang itu tidak steril dari Parpol, dikhawatirkan organisasi mahasiswa Islam terbesar di Indonesia ini menjadi tidak independen.

PMII harus tetap menjaga independensinya. PMII tidak dimana-mana tapi ada dimana-mana. Karena posisinya ini PMII telah mampu melahirkan banyak tokoh bangsa yang sekarang aktif di berbagai Parpol,” tandasnya.

Sejauh ini sudah muncul beberapa bursa kandidat ketua umum PKC PMII Jatim untuk masa khidmat 2013-2015. Mereka diantaranya adalah M.S Umam (Surabaya), Rusman Hadi (Sumenep), Hasanuddin Tiro (Probolinggo), dan Muhammad Junaidi (Ponorogo).

Diluar nama-nama tersebut, sebenarnya masih banyak nama lain yang juga memiliki kans kuat untuk merebut posisi penting di organisasi mahasiswa Islam terbesar di Indonesia ini. Mereka antara lain, Didik Ferdianto (Jombang), Benu Nuharto (Lamongan), Syafiuddin (Pamekasan), Muhaimin Kholid (Sidoarjo), Febrian Sandhi F (Jember).

Mereka akan memerebutkan 29 suara dari 31 cabang PMII yang ada di Jatim. Dua cabang, Sampang dan Magetan tidak punya hak suara karena masih berstatus cabang persiapan. (jaz/ahay)