Dunia

Resmi! Terbatas 60 Ribu Jemaah, Ibadah Haji 2021 Hanya untuk Warga Arab Saudi

Sabtu, 12 Juni 2021 18:30 wib

...
Suasana Masjidil Haram dan Ka'bah di Mekah pada musim haji 1917.

Riyadh – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi resmi mengumumkan pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 terbatas hanya untuk warga Arab Saudi dan warga negara asing yang sudah tinggal di dalam negeri.

Keputusan ini diumumkan Kementerian Haji dan Umrah, pada Sabtu, 12 Juni 2021. Keputusan ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi dan pertanyaan dari umat Islam seluruh dunia.

Sama seperti kebijakan tahun 2020 lalu, kebijakan Arab Saudi ini didasarkan pada kondisi pandemi virus Corona atau Covid-19 yang belum juga mereda di berbagai penjuru dunia.

Pada tahun 2021 ini, jumlah jemaah juga dibatasi hanya 60 ribu. Lebih banyak dari musim haji 2020.

“Mereka yang ingin melaksanakan haji harus bebas dari penyakit kronis apa pun, dan berusia antara 18 hingga 65 tahun bagi mereka yang divaksinasi virus sesuai dengan langkah-langkah vaksinasi kerajaan,” jelas Kementerian Kesehatan dilansir laman Arab News.

Jamaah yang akan melaksanakan haji juga harus divaksinasi lengkap, sudah mengambil satu dosis vaksin Covid-19 setidaknya 14 hari sebelumnya, atau mereka yang divaksinasi setelah sembuh dari infeksi virus Corona.

Keputusan ini didasarkan pada keinginan tinggi kerajaan Arab Saudi untuk memungkinkan para tamu dan pengunjung di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk melakukan ibadah haji dan umrah.

“Kerajaan Arab Saudi mengutamakan kesehatan dan keselamatan manusia,” tegas Kementerian Kesehatan.

Berdasarkan keterangan dari Kementerian Kesehatan, pelaksanaan ibadah haji 2021 akan dimulai pada pertengahan Juli 2021.

Pemerintah Indonesia sendiri sebelumnya sudah memutuskan untuk tidak mengirim jemaah pada ibadah haji 2021. Dengan demikian, Indonesia tak mengirimkan jemaah haji untuk kedua kalinya sejak 2020.

Sejak 2020, Arab Saudi membatasi pelaksanaan ibadah haji hanya untuk penduduk Arab Saudi dan warga asing yang telah berada di Arab Saudi demi meredam penularan virus corona.

Saat itu, Arab Saudi juga masih membatasi jemaah lokal yang dapat melakukan ibadah haji. (red)