Dunia

Kerjasama Ekonomi Antar Negara Islam Belum Optimal

Senin, 04 November 2013 12:53 wib

...
Wakil Presiden Republik Islam Iran, Eshagh Jahangiri (jaringnews/santrinews.com)

Teheran – Kesenjangan ekonomi dan perdagangan diantara sesama negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) dinilai masih sangat besar. Kerjasama ekonomi sesama mereka perlu ditingkatkan, termasuk dengan menjajaki perjanjian perdagangan bebas.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden Republik Islam Iran, Eshagh Jahangiri pada Tehran Permanent International Fairground yang berlangsung di Teheran, Iran.

Pameran tersebut, sebagaimana dalam siaran pers Kemendag yang dikutip Jaringnews.com, Senin, 4 November 2013, itu berlangsung pada 28 Oktober-1 November 2013.

Eshagh Jahangiri menyampaikan, saat ini masih terdapat kesenjangan ekonomi dan perdagangan diantara sesama negara anggota OKI. Untuk itu diharapkan agar sesama negara muslim dapat meningkatkan kerjasama di berbagai bidang termasuk bidang perdagangan, sehingga kesenjangan itu semakin berkurang.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam bidang perdagangan, negara-negara anggota OKI harus melakukan kerja sama Free Trade Area (FTA) untuk mengurangi hambatan tarif dan non-tarif demi meningkatkan laju perdagangan.

Dalam upaya meningkatkan kehadiran Indonesia di pasar non tradisional negara-negara anggota OKI sekaligus memperbaiki neraca perdagangan bilateral dengan Iran, Indonesia melalui Kementerian Perdagangan berpartisipasi pada pameran dagang negara anggota OKI ke-14 pada 28 Oktober-1 November 2013 di Tehran Permanent International Fairground, Teheran, Iran.

Pada penyelenggaran tahun ini, pameran diikuti oleh 34 dari 57 negara anggota OKI dengan lebih dari 500 perusahaan yang turut berpartisipasi menampilkan aneka produk dan jasa.

Pameran dibuka tanggal 28 Oktober 2013 oleh Eshagh Jahangiri didampingi oleh Menteri Perdagangan, Industri dan Pertambangan Republik Islam Iran, Mohammad Reza Nematzadeh, Menteri Perdagangan dari beberapa negara anggota OKI, anggota parlemen Iran, para Duta Besar negara-negara anggota OKI serta perwakilan dari delegasi negara-negara peserta pameran.

Usai pembukaan pameran, Wapres Iran dan Menteri Perdagangan Iran berkesempatan mengunjungi Paviliun Indonesia. (onk/ahay)