Iqtishodiyah

Bank Panin Syariah Tak Lakukan Lindung Nilai

Senin, 29 September 2014 02:07 wib

Jakarta – PT Panin Bank Syariah (PBS) Tbk mengakui kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga yang akan berdampak ke pasar modal.

Corporate Communication PT Panin Bank Syariah Tbk, Subeni mengatakan, sebagai salah satu emiten pasar modal, sahamnya akan terpengaruh. “Memang The Fed imbasnya yang kami rasakan di harga saham,” ujar Subeni, di Jakarta, Ahad 28 September 2014.

Subeni menuturkan, dengan adanya hal tersebut, pihaknya akan menggenjot dana murah untuk memenuhi komposisi Dana Pihak Ketiga (DPK) sebagai balance Loan Deposit to Value (LDR) atau kredit dibandingkan DPK.

“Memang strateginya hanya mencari dana murah sebanyak-banyaknya hadapi The Fed,” katanya.

Dengan demikian, lanjut Subeni, seperti dilansir Inilah, PBS tidak akan melakukan hadging atau lindung nilai. “Sejauh ini belum hadging karena PBS belum bank devisa. Belum sesuatu yang urgen, karena posisi masih bagus,” ucapnya.

DPK sepanjang tahun ini diproyeksikan mencapai Rp4 triliun. DPK tersebut akan didorong oleh pengolahan dana haji yang mulai digarap PNBS. Diperkirakan potensi dana haji yang dikelola PNBS sebesar Rp10 triliun dari 240 ribu kuota haji pada tahun ini. (ful/onk)