Iqtishodiyah

Bank Maybank Syariah Alokasikan Rp230 Miliar Pembiayaan UMKM

Rabu, 19 Agustus 2015 03:24 wib

Jakarta – Tahun ini, PT Bank Maybank Syariah Indonesia mengalokasikan pembiayaan untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebesar Rp230 miliar.

Head of Business Banking Maybank Syariah, Fadillah Amri, mengatakan hingga akhir tahun alokasi tersebut diharapkan dapat tersalurkan seluruhnya. Namun, dia menilai pembiayaan ke sektor ini masih terbilang positif bila sudah mencapai Rp100 miliar sebagaimana dengan yang diatur oleh Bank Indonesia.

“Itu target BI 5% dari outstanding yang kita berikan. Di kita kira-kira Rp100 miliar. Tapi, kita berharap bisa di angka Rp230 miliar,” katanya seperti dilansir Bisnis, Selasa, 8 Agustus 2015.

Menurut dia, dana ini akan disalurkan secara langsung dan tidak langsung kepada nasabah. Secara tidak langsung, dana ini akan disalurkan melalui berbagai lembaga keuangan, yaitu Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), koperasi, dan Baitul Maal wa Tamwil (BMT).

Hingga saat ini, pembiyaaan ke segmen UMKM Maybank Syariah baru sebesar Rp 25 miliar. Dari total tersebut, sebesar Rp 17,5 miliar berasal dari pembiayaan secara tidak langsung ke dua Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), yakni BPRS Artha Madani sebesar Rp8,5 miliar dan BPRS HIK Cibitung Rp9 miliar.

Fadil mengatakan, bentuk pembiayaan secara tidak langsung kepada kedua BPRS adalah executing dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.

Ke depan, lanjutnya, Maybank Syariah menargetkan dapat menggaet 30 lembaga keuangan untuk menyalurkan pembiayaan di segmen UMKM ini. Selain itu, Maybank juga akan melebarkan sayap pembiayaan di luar Jabodetabek, seperti menyasar beberapa daerah di Jawa Barat.

Hingga Juni 2015, tercatat hampir 100% penyaluran pembiyaaan Maybank Syariah ditujukan ke sektor korporasi, yaitu sebesar Rp 1,6 triliun. Sementara ke segmen UMKM sendiri baru dimulai per April lalu. (jaz/onk)