Muslimah

Tips Stylish Pakai Jilbab Panjang dari Peggy Melati Sukma

Senin, 24 Juni 2013 23:43 wib

Jakarta – Peggy Melati Sukma sudah mantap berjilbab sejak Mei tahun lalu. Peggy mengatakan bahwa hijab merupakan tuntutan dari Allah. Pemain film ‘Sebuah Pertanyaan untuk Cinta’ itu lebih senang memakai hijab yang panjang daripada pendek. Menurut wanita 36 tahun ini jilbab panjang tetap membuat penampilannya tampak trendi.

“Kenapa kerudung panjang? Karena lampirkanlah kerudung ke dadamu. Ayatnya ada ya saya ingin menunjukkan saja bahwa menggunakan kerudung panjang saja kita bisa fashionable,” papar Peggy kepada wolipop beberapa waktu lalu di kawasan Senayan, Jakarta Selatan.

Peggy kemudian memberikan tips-tips untuk memaksimalkan hijab panjang agar tetap stylish. Misalnya saja, berani mengombinasikan beragam warna yang tidak selaras. Tabrak warna atau corak bisa membuat pemakainya cantik dan berbeda.

“Warna yang tidak selaras yang akan kita kombinasikan akan menimbulkan spirit bagi pemakainya. Seperti warna merah bata dengan kuning, bagi saya itu menimbulkan spirit karena kelihatan hidup,” tutur aktris yang dikenal lewat film ‘Gerhana’ itu.

Selain warna, permainan gaya hijab yang diikat pada beberapa bagian juga bisa membuat jilbab panjang mempunyai variasi bentuk. Perhatikan pula pemilihan bahan hijabnya yang bisa disesuaikan dengan acara, misalnya bahan katun untuk keseharian. Namun tidak hanya katun saja, bisa berganti-ganti bahan sesuai kenyamanan Anda. Berbeda jika ingin datang ke acara formal.

Peggy mengatakan bahan satin bagus digunakan ketika datang ke pesta karena tampak shiny. Namun bahan satin yang tebal juga bisa digunakan sehari-hari dengan penggunaan hijab yang simpel agar tidak kelihatan berlebihan.

Penulis buku ‘My Hijab My Life’ itu termasuk wanita yang lebih suka membuat variasi hijab sederhana. Tidak jarang ia mengenakan jilbab langsung untuk sehari-hari. Namun tetap saja pemilihannya kerudung harus yang panjang. Meskipun panjangnya sampai ke bawah dada namun Peggy mengaku hal itu tidak mengganggu aktivitasnya.

“Tidak akan menganggu. Tergantung bagaimana kita memodifikasinya dan memberikan tahanan supaya kuat sehingga bisa dipakai kapanpun,” ujarnya kemudian. (ahay/dtk)