Nasional

Para Kiai Pesantren Tandatangani Keperihatinan Nasional

Selasa, 25 Februari 2014 12:39 wib

Surabaya – Sejumlah bencana alam dan kecelakaan yang tidak ada hentinya melanda negeri ini mendapat perhatian dari beberapa ulama dan kiai di Jawa Timur.

Sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan akan hal ini, NU Jawa Timur mengajak semua elemen bangsa untuk melakukan taubat nasional.

Demikian disampaikan Katib Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Syafruddin Syarif. Menurut dia, berbagai kejadian yang melanda negeri ini berupa bencana alam hendaknya menyadarkan bangsa ini atas kesalahan dan dosa yang diperbuat.

“Kita prihatin dengan banyaknya korupsi di negeri kita,” kata Kiai Syafruddin, saat dihubungi melalui telepon selulernya, seperti dilansir laman Jaringnews.com, Selasa, 25 Februari 2014.

Demikian pula maraknya perjudian, peredaran narkoba yang memprihatinkan, sejumah kalangan yang dengan sangat bangga membuka aurat, penipuan dengan macam modus dan sebagainya.

“Celakanya, semua penyimpangan itu dilakukan dengan penuh kebanggaan,” sergahnya.

Karena itu para kiai dan ulama yang difasilitasi PWNU Jawa Timur akan menandatangani keprihatinan ini. “Saat pembukaan Muskerwil, keprihatinan dan anjuran untuk taubat nasional ini akan ditandatangani oleh para ulama dan kiai yang hadir,” katanya.

Sebelumnya taushiyah berupa keprihatinan akan dibacakan oleh Rais Syuriah PWNU Jawa Timur ketika pembukaan Muskerwil dan dilanjutkan penandatanganan oleh sejumlah ulama dan kiai.

Sesuai jadwal, Muskerwil PWNU Jawa Timur akan dibuka nanti malam dan akan berlangsung hingga Ahad, 27 Februari 2014 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Ada sejumlah isu yang akan dibahas baik yang berkenaan dengan materi keorganisasian maupun permasalahan agama. Peserta kegiatan ini adalah para pengurus PWNU Jatim, termasuk lembaga, badan otonom serta lajnah. Utusan dari PCNU se Jawa Timur juga akan menjadi peserta aktif. (onk/ahay)