Nasional

NU dan Muhammadiyah Berbeda Awali Puasa Ramadhan 2014

Minggu, 01 Juni 2014 22:43 wib

...
Para petugas saat melihat Hilal (merdeka/santrinews.com)

Surabaya – Organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah akan berbeda lagi dalam mengawali Ramadhan 1435 Hijriah, karena Muhammadiyah sudah menetapkan pada 28 Juni 2014, sedangkan NU memperkirakan pada 29 Juni 2014.

“Muhammadiyah menetapkan awal puasa jatuh pada 28 Juni 2014,” kata Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim H Nadjib Hamid di Surabaya.

Dasarnya, kata Nadjib, seperti dilansir Antara, menurut Hisab Hakiki dengan kriteria Wujudul Hilal. Sepertinya Ramadhan akan berbeda lagi, tapi pada Idul Fitri akan sama.

Dengan dasar/kriteria itu, ijtimak menjelang Ramadhan terjadi pada hari Jumat tanggal 27 Juni 2014 pukul 15.10 WIB. Saat matahari terbenam, hilal (rembulan usia muda yang menjadi tanda pergantian awal kalender) sudah wujud dengan ketinggian 31 menit dan 17 detik.

“Artinya, 27 Juni malam sudah shalat tarawih, jadi diperkirakan tidak bersamaan lagi, karena kurang dari 2 derajat, tapi hari raya (Idul Fitri) akan bersamaan,” katanya.

Secara terpisah, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur HM Sholeh Hayat yang juga koordinator Rukyatul Hilal PWNU Jatim itu menegaskan bahwa awal Ramadhan 1435 H jatuh pada hari Minggu tanggal 29 Juni 2014 sekitar pukul 15.20 WIB sore dengan posisi hilal 0,085 derajat.

“Karena posisi hilal yang sulit dirukyat itu, maka bulan Sya’ban diistikmalkan (digenapkan/disempurnakan) menjadi 30 hari, tapi hal itu masih merupakan hasil hisab (perhitungan matematis) dan NU masih akan melakukan rukyatul hilal (perhitungan awal kalender dengan melihat hilal secara kasat mata),” katanya. (saif/ahay)