Nasional

PMII Desak Presiden SBY Tegas Bela Palestina

Kamis, 10 Juli 2014 13:12 wib

...
Warga Palestina berlarian menyusul serangan rudal Tentara Israel ke sebuah rumah di Kota Gaza, 9 Juli 2014 (viva/santrinews.com)

Jakarta – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menyampaikan keperihatinan yang mendalam atas tindakan Tentara Israel memborbardir jalur Gaza yang menewaskan puluhan warga sipil Palestina.

Ketua Umum PB PMII, Aminuddin Ma’ruf menegaskan, tindakan Tentara Israel itu telah menginjak nilai-nilai kemanusiaan. “Israel telah melakukan pelanggaran Hak Azazi Manusia,” ujar Amin, di Jakarta, Rabu malam, 9 Juli 2014.

Serangan militer Israel di Jalur Gaza pada Rabu kemarin, menyebabkan sebanyak 29 warga Palestina terbunuh. 17 di antara mereka perempuan dan anak. Setidaknya dari lima serangan udara Israel, semua korban tewas adalah perempuan dan anak.

Jumlah korban tewas secara keseluruhan dalam dua hari terakhir menjadi 50 orang. Selain itu, hampir 500 orang juga terluka. Di antara korban tewas pada Rabu adalah 10 anak, tujuh perempuan, dan tiga anggota kelompok gerilyawan.

Amin meminta semua pihak di negeri ini ‘terangsang’ untuk turut berjibaku membantu terwujudnya perdamaian di Palestina dengan segenap kemampuan yang dimiliki, minimal dengan doa dan menggalang bantuan kemanusiaan.
 
“Kami menginstruksikan kepada seluruh kader PMII se-Indonesia untuk melakukan salat gaib, dan aksi damai menentang invasi Israel ke Gaza,” tandasnya.

Seruan tersebut, kata Amin, sebagai salah satu bentuk tanggungjawab PMII dalam ikut menciptakan kehidupan yang penuh kedamaian. Tak hanya dilandasi nilai keagamaan dengan menyerukan Umat Islam melaksanakan doa Qunut Nazilah dan salat Ghaib, tetapi seruan itu juga merupakan pembelaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Karena itu, sambung Amin, pembelaan akan nilai kemanusian itu diaplikasikan PMII dengan mengadakan Palestine Funds (Dana Palestina).
 
Amin juga mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersikap tegas membela warga Palestina, dan menuntut Israel untuk segera menghentikan aksi invansinya yang menyebabkan puluhan warga sipil tewas.
 
Diakui Amin, PMII sebenarnya telah beberapa kali turut aktif dalam upaya agar Israel menghentikan aksinya yang diluar batas kemanusiaan. Misalnya melalui berbagai dialog lintas mahasiswa tingkat ASEAN maupun tingkat internasional.

“Kami berharap Pemerintah Indonesia menyampaikan sikap tegas kepada PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) dan mengajak dunia internasional memberikan bantuan secara riil kepada warga Palestina,” tandasnya. (ahay)