Nasional

KH Athian: Pastikan Zakat Fitrah Sampai ke Fakir Miskin

Minggu, 27 Juli 2014 22:23 wib

Bandung – Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) KH Athian Ali menghimbau agar zakat fitrah dipastikan sampai ke fakir miskin secara tepat sasaran.

“Zakat fitrah hendaknya sampai kepada fakir miskin, jangan lagi ada muslim memakan hak fakir atas nama amilin,” kata KH Athian, Ahad, 27 Juli 2014.

Menurut dia, zakat fitrah berbeda dengan zakat harta. Fitrah dibayarkan oleh kaum muslim yang memiliki makanan atau memiliki kelebihan rezeki pada Hari Raya Idul Fitri.

Ia menyebutkan zakat fitrah khas karena dilakukan pada Bulan Ramadhan, dengan maksud untuk meringankan mereka yang fakir untuk meringankan beban mereka pada saat Hari Raya Idul Fitri.

“Fitrah dikumpulkan kemudian disalurkan sebelum Shalat Id, namun tidak mengikat dan bisa diberikan setelah Shalat Id dan bisa disampaikan dengan konsep yang lebih maksimal untuk pemberdayaan fakir miskin,” kata Athian.

Menurut dia, FUUI berupaya untuk melakukan dakwah untuk membenahi sistem penyaluran zakat fitrah agar bisa lebih bermanfaat bagi fakir miskin.

“Saya melihat upaya perbaikan sistem penyaluran zakat fitrah sudah meningkat, dan perlu dioptimalkan sehingga benar-benar sampai dan diterima oleh yang berhak menerimanya,” katanya.

Terkait dengan momentum Hari Raya Idul Fitri, kata KH Athian, ujian hidup dan pengendalian nafsu bukan hanya pada Bulan Ramadhan tapi di setiap detik dari kehidupan.

Ia berharap, seperti dilansir Antara, setelah Bulan Ramadhan adanya peningkatan dari setiap diri Muslim di Indonesia.

“Salah satu bukti sudah shaum, tidak ada lagi kedzaliman, korupsi dan segala maksiat dilakukan muslim di negeri ini,” katanya.

Selain itu, kata dia, hendaknya momentum Hari Raya Idul Fitri benar-benar dijadikan ajang untuk silaturahim untuk menciptakan suasana damai, aman dan sejahtera di seluruh elemen bangsa Indonesia.

“Salaman semoga bukan sekedar basa basi tapi menyatukan hari dalam kedamaian di jalan Allah,” katanya. (sep/ahay)