Nasional

Ini 39 Nama Calon Anggota Ahlul Halli wal Aqdi Usulan PBNU

Sabtu, 04 Juli 2015 01:07 wib

...

Jakarta – Rapat gabungan Syuriyah dan Mustasyar PBNU di gedung PBNU, Jakarta, pada 30 Juni 2015 mengusulkan sebanyak 39 nama calon anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa). Anggota rapat dari unsur Mustasyar adalah Prof Chotibul Umam, KH Nasaruddin Umar, KH Ridwan Lubis, dan KH Syatibi Syarwani.

Sementara dari Syuriyah antara lain KH Masdar F Mas’udi, KH Muhammad Machasin, KH Ahmad Ishomuddin, KH Malik Madany, KH Yahya C Staquf, KH Mujib Qulyubi, dan KH Solahudin Al-Ayubi.
Berikut 39 nama yang diusulkan sebagai anggota Ahwa:

KH Muhith Muzadi (Jember)
KH Tholhah Hasan (Malang)
KH Nawawi Abdul Jalil (Sidogiri)
KH Anwar Manshur (Kediri)
KH Soleh Qosim (Sidoarjo)
KH Maemun Zubair (Sarang)
KH Dimyati Rois (Kendal)
KH Sya’roni Ahmadi (Kudus)
KH Ahmad Saidi (Giren, Tegal)
KH Hasbullah Badawi (Cilacap)
KH Mahfud Ridlwan (Salatiga)
KH A Mustofa Bisri (Rembang)
KH Abun Bunyamin (Cipasung)
KH Nuh Ad-Dawami (Garut)
KH Syatibi Syarwani (Pandeglang)
KH Abuya Muhtadi (Pandeglang)
KH Abdullah Mukhtar (Sukabumi)
KH Makhtum Hannan (Cirebon)
KH Ali Yafie (Jakarta)
KH Ma’ruf Amin (Jakarta)
KH Prof Drs Chotibul Umam (Jakarta)
KH Syukron Makmun (Jakarta)
KH Saifuddin Amsir (Jakarta)
KH AGH Sanusi Baco (Makassar)
KH Baharudin Husain (Sulsel)
KH Abu Nawas (As’adiyah Sulsel)
KH Arif Pati (Pare-Pare)
KH Kholilurahman (Martapura)
KH Guru Sofyan (Banjarmasin)
KH Bagindo M Latter Padang)
KH Syekh Ali Akbar Marbun (Medan)
KH Mahmudin Pasaribu (Medan)
KH Ahmad Sodiq (Lampung Timur)
KH Abdurrohim Mustofa (NTT)
KH TG Turmudzi Badrudin (NTB)
KH Nahdluddin Rayandi (Inggris/Wakil PCINU)
Prof Dr Hj Chuzaemah Tahido Yanggo (Jakarta)
Nyai Hj Nafisah Sahal Mahfudh (Pati-Rembang)
Dr Hj Istibsyaroh Al-Hafizhah

Pembahasan seputar Ahwa masih akan dituntaskan dalam Muktamar ke-33 NU di Jombang. Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi mengatakan, 39 nama calon yang diusulkan itu sebagai tindak lanjut dari rapat pleno PBNU dan Munas Alim Ulama NU dan merupakan bagian dari persiapan penerapan Ahwa dalam pemilihan Rais Aam PBNU.

Dalam draf yang ada, setiap PWNU dan PCNU akan mengusukan 9 nama calon ahlul halli yang selanjutnya akan ditabulasi dan dipilih 9 nama yang menempati peringkat teratas. Para anggota ahlul halli wal aqdi mempunyai hak dan wewenang untuk memilih atau dipilih sebagai Rais Aam PBNU. Para anggota ahlul halli juga bisa memilih dan menetapkan Rais Aam di luar 9 nama itu. (jaz)

Sumber: NU Online