Nasional

Lewat UIN Jakarta Bersholawat, Komunitas Santri Serukan Perdamaian

Minggu, 27 Maret 2016 21:28 wib

...

Tangerang Selatan – Community Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) UIN Jakarta dan Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN bekerjasama dengan Majelis Rasulullah SAW menyelenggarakan Tabligh Akbar “UIN Jakarta Bersholawat dan Santunan Anak Yatim”. Kegiatan yang di Lapangan Triguna samping UIN Syarif Hidayatullah, pada Jumat malam, 25 Maret 2016, itu dipadati kaum muslimin.

Widya Prayoga, perwakilan panitia penyelenggara dari CSSMoRA mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk silaturrahim komunitas penerima beasiswa santri Kementerian Agama RI kepada mahasiswa UIN Jakarta serta kepada masyarakat luas.

“Semoga lewat acara UIN Bersholawat ini kita juga bisa menjalin perdamaian dan persaudaraan, serta mengambil hikmah dari Syekh Syarif Hidayatullah yang menjadi nama universitas kita ini,” ujar Widya.

Jamaah tampak khidmah menyimak dan melantunkan Simthud Duror bersama pemimpin majelis. Di panggung hadir Kapolsek Ciputat, Ketua PCNU Tangerang Selatan KH Muhammad Tohir, serta pejabat dari Kelurahan Cempaka Putih.

Tausiyah dan doa diisi oleh Habib Abdurrahman bin Ahmad Al Habsyi, dan acara ditutup dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak yatim oleh perwakilan dari UIN Jakarta. Kegiatan kemarin mendapatkan apresiasi dari Rektor UIN Jakarta, yang diwakili oleh Kepala Subbagian Administrasi dan Alumni Drs Rohmatullah.

Selain menyampaikan amanat Rektor, Rohmatullah juga mengulas sejarah Syarif Hidayatullah sebagai cikal bakal nama institusi UIN dan hikmah yang bisa diambil dari sejarahnya.

“Syarif Hidayatullah, yang juga dikenal dengan Sunan Gunung Jati ini, merupakan seorang pemimpin yang memiliki peran penting dalam perkembangan daerah Jakarta, yang waktu itu masih bernama Jayakarta. Karena hubungan itulah, Syarif Hidayatullah terpilih menjadi nama universitas ini,” terangnya.

CSSMoRA adalah organisasi berbasis pesantren yang berusaha turut melestarikan budaya Islam di Indonesia, dan berorientasi untuk pengembangan dunia pesantren. Organisasi ini beranggotakan penerima beasiswa santri dari Kemenag RI, dan tersebar di beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia. (iqbal/onk)