Nasional

Sejak Kecil Gus Ipul Bercita-cita Hafal Al Quran

Minggu, 19 Juni 2016 18:13 wib

...
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (kiri) saat menghadiri kegiatan "Indonesia Cinta Al Quran" yang digelar Yayasan Syafa'atul Quran Indonesia (YAQIN), di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Ahad, 19 Juni 2016 (santrinews.com/ist)

Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengapresiasi dan mengaku kagum terhadap metode WAFA karena merupakan inovasi yang tak biasa, namun menghasilkan bukti luar biasa.

Demikian disampaikan Gus Ipul saat menghadiri kegiatan “Indonesia Cinta Al Quran” yang digelar Yayasan Syafa’atul Quran Indonesia (YAQIN), di ruang Ash Shofa kompleks Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Ahad, 19 Juni 2016.

Dalam kesempatan itu, YAQIN mengenalkan metode otak kanan atau disebut WAFA kepada para santri untuk menghafal Al Quran, bukan dengan otak kiri seperti yang selama ini dipelajari. Metode WAFA, sejak didirikan pada 2012 hingga sekarang sudah dimanfaatkan oleh 41.064 santri di 20 propinsi, 77 kabupaten-kota. Bahkan juga digunakan di Singapura dan Belanda.

“Metode WAFA ini terbukti peminatnya banyak dan berkembang secara terus-menerus. Itu artinya kan metode menghafal menggunakan otak kanan ini cocok dan menjadi kebutuhan bagi masyarakat,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul mengaku, sejak kecil bercita-cita bisa hafal Al Quran 30 juz. “Tapi sampai sekarang juz 30 saja belum hafal,” akunya, disambut tawa hadirin.

Mantan ketua umum PP GP Ansor ini menyarankan ke depan muncul inovasi-inovasi yang memudahkan santri belajar Al Quran, mulai membaca hingga menghafalkannya.

“Siapa tahu ke depannya nanti YAQIN menggunakan metode WAFA, namun ditambahi dengan memanfaatkan teknologi informasi,” tandanya.

Acara itu dihadiri sebanyak 1.350 orang dari sejumlah daerah di Jatim, Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tampil memberi taushiyah Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Jatim KH Muhammad Shaleh Drehem, Pakar Quantum Tahfidz KH Mudawi Ma’arif, dan Master Trainer Nasional Quantum Tarjamah Ust Ahmad Faiz Khudlori Toha. (ahay)