Nasional

Buka Liga Santri di Gorontalo, Ini Pesan Penting Menpora

Senin, 29 Agustus 2016 01:29 wib

...

Gorontalo – Kickoff Liga Santri Nusantara Piala Menpora U 18 regional Sulawesi III resmi dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Sport Center Limboto Kabupaten Gorontalo, Ahad, 28 Agustus 2016. Regional Sulawesi III meliputi Provinsi Se Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo. 

Selain membuka LSN Regional Sulawesi III, Cak Imam juga membuka Turnamen Olahraga Bupati Cup Gorontalo. Turnamen ini selain mempertandingkan sepak bola, juga ada pencak silat, bulu tangkis, dan lain sebagainya.

Pembukaan Kickoff LSN Sulawesi III dan Turnamen Bupati Cup Gorontalo dihadiri oleh Gubernur Provinsi Gorontalo Rusli Habibie dan Wagu Idris Rahim, Bupati dan Wabu Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo-Fadly Hasan, Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, Kapolda Gorontalo Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Hengkie Kaluara, Sekretaris LSN Khoiruddin Abbas, serta Panitia Regional LSN Sulawesi III.

Pada kesempatan tersebut Cak Imam panggilan akrab Menpora mengatakan kehadiran pemerintah dalam lini kehidupan masyarakat terus diwujudkan. “Salah satunya dengan menggalakkan olahraga.“ 

Untuk itu, kata Pria asal Bangkalan Madura ini, butuh ketelatenan dan konsistensi untuk mewujudkan hasil yang membanggakan dan mengarumkan nama bangsa melalui prestasi olahraga.

“Kemenpora tidak dapat bekerja sendiri dalam mencapai harapan masyarakat namun butuh kerjasama semua pihak dalam melakukan pembinaan dan pengembangan olahraga,” ujarnya.

“Untuk meraih prestasi dibutuhkan proses yang panjang dan keseriusan dalam pembinaan, sementara sebagian masyarakat hanya melihat hasil yang dicapai tapi tidak melihat proses yang sangat panjang dan butuh pengorbanan untuk menjadi sang juara,” lanjutnya.

Melalui LSN ini, tambah Cak Imam, merupakan momentum besar bagi santri dan pondok pesantren ikut andil dalam menciptakan bibit unggul pemain sepak bola yang berkualitas baik secara skill dan sikap sportifitas di lapangan. 

“Liga Santri Nusantara Tahun 2015 telah menorehkan hasil yang sangat luar biasa dan membanggakan bagi bangsa kita dengan menjadi Juara Pertama pada Kejuaran Malindo (Malaysia-Indonesia) Cup yang dilaksanakan tanggal 19-22 Mei 2016 di Malaysia,” tegasnya.

Sedangkan menurut Sekretaris LSN Khoiruddin Abbas mengatakan Liga Santri Nusantara yang pertama kali digelar pada kickoff yang dibuka oleh Menpora Imam Nahrawi pada 5 September 2015 di Stadion Singaperbangsa Karawang diikuti oleh 184 Pesantren di 16 Wilayah. 

“Pada tahun 2016 kali ini diikuti oleh hampir 1000 pesantren yang terbagi di 32 wilayah seluruh Indonesia. Ini sebuah peningkatan yang tinggi dari aspek kepersetaan. Insya Allah pada tahun ini Final Liga Santri Nusantara akan diselenggarakan pada momentum Hari Santri pada 22 Oktober nanti,” katanya. (shir/onk)