Nasional

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah

Sabtu, 17 Maret 2018 20:14 wib

...
Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa di acara Harlah Muslimat NU ke-72 di Graha Adi Poday Sumenep, Sabtu, 17 Maret 2018 (santrinews.com/sukkur)

Sumenep – Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menghadiri Harlah Muslimat NU ke-72 di Graha Adi Poday Sumenep, Sabtu, 17 Maret 2018. Khofifah mengajak kader Muslimat NU untuk menjaga dan menguatkan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah.

“Itulah yang diajarkan oleh (almarhum) KH Ahmad Shidiq (Rais Aam PBNU 1984-1989) kepada kita semua, di mana kita harus selalu menjaga Ukhuwah Islamiyah dan Wathoniyah ini,” ujarnya.

Baca: Khofifah Ajak Muslimat NU Berdakwah Via Twitter

Menurut dia, dengan menjaga Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathoniyah, Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya akan tercipta kedamaian, keamanan dan ketertiban dengan semangat persatuan dan kesatuan sesama warga Indonesia.

Ukhuwah islamiyah dan wathoniyah yang kuat menjadi modal utama bagi Indonesia yang terdiri dari banyak suku bangsa, budaya dan ormas tetap terjalin rasa persaudaraan dan kekeluargaan dimana satu sama lain akan saling mengasihi.

“Maka dari itu, kita juga perlu menjaga ukhuwah insaniyah dan ukhuwah Nahdliyyah,” imbuh Khofifah yang kini menjadi Calon Gubernur Jawa Timur in.

Baca Juga: Khofifah: Muslimat NU Berperan Penting Tangkal Penyebaran Napza

Khofifah menegaskan, untuk mewujudkan itu semua, lanjutnya, semua warga negara khususnya kaum Muslimat harus memiliki semangat berjuang untuk agama dan bangsa, dengan rumus ikhlas lillahi ta’ala.

“Semoga Allah meridhai perjuangan kita semua, alfatihah,” ujarnya di Hadapan ribuan jamaah dari anggota Muslimat dan warga Sumenep.

Baca Juga: Syuriah NU Jatim: Wajar Muslimat NU Dukung Bu Khofifah, Wong Ibunya

Kedatangan Khofifah disambut hangan oleh warga Sumenep dari berbagai daerah. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang datang dari kepulauan.

Koordinataor Muslimat NU Madura Nyai Hj Dewi Kholifah mengapresiasi semangat kaum Muslimat, khususnya yang dari kepulauan.

“Mereka berjuang melewati ombak untuk bisa menghadiri Harlah Muslimat ini, dan alhamdulillah Ibu Khofifah bisa hadir di tengah-tengah kita,” terangnya. (kur/onk)