Nasional

Tepis Prabowo, KH Maruf Amin: Kebijakan Ekonomi Jokowi Justru Sesuai Rekomendasi MUI

Senin, 02 April 2018 20:48 wib

...
Ketua Umum MUI KH Maruf Amin berjabat tangan dengan Presiden Joko Widodo saat buka bersama Menteri Kabinet Kerja dan pejabat setingkat menteri di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin, 29 Mei 2017 (santrinews.com/antara)

Jakarta – Ketua Umum MUI KH Maruf Amin membantah pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang menyebut elite Indonesia menerapkan paham ekonomi neoliberal. Menurut Kiai Maruf, kebijakan ekonomi yang diterapkan Presiden Joko Widodo sudah sesuai rekomendasi MUI.

Baca: Tepati Janji, Presiden Jokowi Tetapkan Hari Santri Nasional

“Kami mengusung isu arus baru ekonomi Indonesia, pemberdayaan ekonomi baru. Dan itu kemudian yang direspon Pak Jokowi. Jadi, Pak Jokowi justru membangun ekonomi dari bawah, bukan dari atas,” kata Kiai Maruf di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 2 April 2018.

Sebelumnya dalam safari politiknya di daerah Jawa Barat, Prabowo mengaku tidak suka terhadap elit politik sekarang, karena banyak yang menipu. Semua pernah terjadi karena mereka menerapkan paham neoliberalisme di Indonesia.

Baca Juga: Pak Jokowi, Presiden Populis dan Sangat Simpati

Prabowo sempat mengaku tertarik pada paham ini, saat masa orde baru, ketika dia tergabung di Partai Golkar. Di masa itu, pemerintah menggunakan pendekatan trickle down effect atau teori menetes ke bawah yang diperkenalkan Albert Otto Hirschman, pencetus faham Neoliberalisme.

“Ternyata faham itu bohong. Kesejahteraan nggak netes-netes ke bawah. Malah dibawa ke luar negeri oleh elit,” kata Prabowo saat berpidato di Gedung Serbaguna Isnata Kana Cikampek, Sabtu 31 Maret 2018.

Baca Juga: Rakornas PMII Soroti Kebijakan Jokowi-JK

Menurut Kiai Maruf, sistem ekonomi neoliberal sudah lama dianut oleh Indonesia, bukan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Teori trickle down effect diterapkan pemerintahan dulu dengan harapan agar kekayaan dari atas bisa menetes ke bawah.

Namun, teori trickle down effect itu gagal karena membuat kesenjangan semakin lebar. Sehingga, Kiai Maruf menilai bahwa dampaknya baru terasa saat ini.

Baca Juga: Kiai Hasyim Muzadi Pertanyakan Visi Jokowi

Ia menuturkan, yang dilakukan Jokowi saat ini justru melawan ekonomi neoliberal. Pasalnya, Jokowi justru selalu mendorong ekonomi umat, yakni membangun dari bawah yang berlawanan dengan teori ekonomi liberal.

“Sudah on the track menurut saya. Justru ini akibat trickle down effect yang dulu itu. Pak Jokowi justru membangun ekonomi dari bawah, bukan dari atas. Pak Jokowi justru melawan itu,” katanya. (us/hay)