Nasional

Bakal Dibangun Museum Nabi Muhammad di Indonesia

...
Imamah Nabi atau Serban, salah satu peninggalan Rasululah SAW saat dipamerkan di arena Pekan Raya Sumut di Kota Medan, 11 Januari-12 Februari 2019 (santrinews.com/sindo)

Jakarta – Pimpinan Yayasan Museum As-Salamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy, Abdullah Nassir M Al-Qarn, menemui Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di kantornya di Jakarta Pusat, Selasa 30 Juli 2019.

Mereka membicarakan tindak lanjut rencana yayasan asal Arab Saudi itu membangun Museum Rasulullah SAW di Indonesia.

Abdullah mengatakan, rencana pembangunan museum ini disokong dukungan langsung dari Raja Salman.

“Proyek ini bertujuan untuk membangun museum tentang perjalanan dan sejarah Nabi Muhammad SAW,” kata Abdullah.

Dia juga mengungkapkan, alasan dipilihnya lokasi di Indonesia, yakni berdasarkan pertimbangan bahwa Indonesia merupakan negara Islam terbesar di dunia.

“Museum ini juga diharapkan, dapat diakses tidak hanya oleh masyarakat muslim Indonesia, tetapi juga masyarakat non-muslim, agar dapat merasakan toleransi umat muslim dan ajaran Islam yang agung dan mulia,” ujar Abdullah.

Jusuf Kalla menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Ia menyebut, umat muslim merindukan adanya museum yang memuat perjalanan Rasulullah secara visual.

Menurutnya, Museum Rasulullah penting bagi umat Islam untuk mengetahui perjalanan Rasulullah maupun berkembangnya Islam di Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih, karena rencana ini telah dibicarakan secara detail dengan Bapak Syafruddin (Menpan),” ujarnya.

Ia menyarankan, agar museum tersebut juga memuat aspek masuknya Islam ke Indonesia secara damai.

“Kita masukkan perjalanan Islam Indonesia, jadi ada nasionalnya, juga ada perjalanan Rasulullah,” ujarnya.

Ia belum dapat memastikan lokasi museum tersebut. Saat ini Pemerintah tengah menyiapkan lahan tempat museum Rasulullah tersebut akan berdiri.

“Kita akan menyiapkan juga lahan supaya juga menjadi bagian daripada dakwah. Sementara ini kita lagi cari lahan yang cocok,” ujarnya.