Politik

Jokowi Ajak PPP Ikut Perkuat Pondasi Pancasila di Kalangan Santri

Jum'at, 18 Desember 2020 21:30 wib

...
Presiden Joko Widodo didampingi Suharso Monoarfa saat menghadiri penutupan Workshop Nasional Anggota DPRD PPP 2018 di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Selasa, 15 Mei 2018 (santrinews.com/istimewa)

Muktamar IX PPP bisa jadii pijakan memenangkan hati umat.

Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk ikut menebarkan ajaran Islam moderat. Ia ingin PPP jadi yang terdepan dalam menyiarkan ajaran agama dengan sejuk.

Jokowi meyakini PPP sebagai partai Islam tertua dan modal kepercayaan dari umat Islam punya kemampuan yang sangat dan sangat berpengalaman membangun bangsa Indonesia.

PPP juga bisa jadi contoh, teladan bagi organisasi-organisasi lain dalam memperkokoh persatuan dan kerukunan kita, dan dalam mempercepat pembangunan nasional Indonesia,” kata Jokowi saat membuka Muktamar IX PPP yang disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat, 28 Desember 2020.

Jokowi hadir dan memberi sambutaan pada pembukaan Muktamar IX PPP di Makassar, Sulawesi Selatan, secara virtual dari Istana Negara. Jokowi ditemani Menko Polhukam Mahfud MD.

Jokowi meyakini Muktamar IX PPP akan menjadi momentum Partai Kakbah ini dalam memperkokoh persatuan partai serta bisa menjadi pijakan PPP untuk memenangkan hati umat.

“Saya meyakini Muktamar IX ini menjadi arena memperkokoh persatuan partai, untuk memperkokoh persatuan nasional dan memperbesar kontribusi partai dalam pembangunan nasional kita, serta menjadi pijakan bagi kebangkitan PPP untuk memenangkan hati umat,” tegasnya.

Jokowi juga meminta PPP untuk ikut memperkuat pondasi Pancasila di kalangan santri. Jokowi menyebut ada 28 ribu pondok pesantren di Indonesia.

Ia berharap PPP ambil bagian dalam menanamkan Pancasila di benak anak didik pondok pesantren.

“Kita harus saling berbagi, saling bekerja sama untuk memperkokoh pondasi Pancasila di kalangan siswa dan santri, untuk memperluas pengetahuan dan meningkatkan keterampilan agar para siswa dan santri kita memiliki karakter keindonesiaan yang kuat,” ujarnya.

PPP menggelar Muktamar IX di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 18-21 Desember 2020. Pelaksanaan muktamar kali ini berbeda dari yang sebelumnya yakni dengan penerapan protokol kesehatan ketat karena dihelat di tengah pandemi virus Coroana atau Covid-19. (us/shir)