Politik

Santri Nusantara: Prabowo-Hatta Komitmen Jaga Islam Aswaja

Sabtu, 28 Juni 2014 17:22 wib

...
Prabowo Subianto -Hatta Rajasa saat Deklarasi sebagai Pasangan Resmi Calon Presiden-Wakil Presiden di Rumah Polonia, Jalan Cipinang, Cempedak, Jakarta Timur, 19 Mei 2014 lalu (indonpos/santrinews.com)

Tulungagung – Sejumlah pelajar yang tergabung dalam Gerakan Santri Pemuda Nusantara (GSPNU) dari berbagai daerah di Jawa Timur memanjat tebing di area wisata Goa Pasir, Kabupaten Tulungagung, untuk memasang baliho raksasa pasangan Capres/Cawapres Prabowo-Hatta, Sabtu, 28 Juni 2014.

Aksi mereka sempat mengundang perhatian puluhan pengunjung situs wisata Goa Pasir. Baliho bergambar Prabowo-Hatta dan berlatar belakang foto KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tersebut berukuran sekitar 6 × 10 meter.

Enam santri yang memiliki keahlian panjat tebing terlihat bergerak merayap dari bawah menggunakan peralatan panjat, seperti karabiner, webing, tali serta palu paku tebing.

Setelah berhasil merayap hingga ketinggian sekitar 200 meter, para santri itu kemudian menarik baliho raksasa berbahan plastik itu hingga puncak tebing.

Empat santri kemudian bergerak cepat memasang tali pancang untuk membentangkan gambar pasangan capres/cawapres nomor urut 1 tersebut.

Selesai membentangkan baliho di atas tebing Goa Pasir, puluhan santri dan pemuda yang datang dari berbagai daerah seperti Blitar, Tulungagung, Kediri, dan Trenggalek itu kemudian berkumpul untuk membacakan ikrar dukungan untuk pemenangan pasangan capres nomor urut 1.

“Kami atas nama gerakan santri/santriwati Jawa Timur menyerukan pada komunitas pesantren dimana saja untuk menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan memenangkan Prabowo-Hatta,” kata Aris Setiawan, salah satu aktivis GSPNU Jatim.

Dia menilai, pasangan calon presiden Prabowo-Hatta memiliki pandangan kebangsaan yang mendalam dan kuat serta kemampuan memimpin seperti halnya sosok Soekarno-Hatta.

Sembari memegang kain latar belakang bergambar Prabowo-Hatta, masing-masing santri relawan itu menyatakan sumpah untuk memobolisasi dukungan untuk pasangan capres/cawapres nomor urut 1 tersebut.

Aksi mereka, seperti dilansir Antara, kemudian diakhiri dengan pembagian selebaran berisi 10 alasan gerakan santri pemuda nusantara atau GSPNU memilih dan mendukung Prabowo.

“Kami yakin sosok Bapak Hatta Rajasa yang sejak kecil dibesarkan di lingkungan santri memahami betul Islam yang rahmatan lil alamin. Islam di Indonesia ini akan dalam bingkai pluralis yang kehadirannya, baik dalam konteks ubudiyah maupun konteks ritualnya mengedepankan ajaran ahlusunnah waljamaah,” kata Irfan, koordinator GSPNU. (met/jaz)