Politik

Cegah Paham Radikalisme, Fraksi PKS Gelar Lomba Karya Tulis Kebangsaan

Rabu, 01 April 2015 19:53 wib

...
Ketua FPKS DPR RI, Jazuli Juwaini (kanan) saat konprensi pers (santrinews.com/uswah)

Jakarta – Berkembangnya paham radikalisme di sebagian kalangan umat beragama di Indonesia mesti disikapi dengan bijak. Fraksi Partai keadilan Sejahtera (FPKS) Dewan Perwakilan Rakyat menggelar lomba penulisan bertema kebangsaan untuk mencegah paham radikalisme.

Dengan mengambil tema “Nasionalisme Indonesia Menjawab Tantangan Global”, FPKS meyakini bahwa lebih banyak orang Indonesia yang mencintai negerinya daripada ‘menjual’ negara hanya demi pemahaman sempit baik kedaerahan atau keyakinan agama.

“Tujuan dari diselenggarakannya lomba penulisan kebangsaan ini diantaranya adalah membangkitkan semangat jiwa nasionalisme Indonesia di tengah arus globalisasi,” kata Ketua FPKS DPR RI, Jazuli Juwaini, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu 1 April 2015.

Selain itu, kata Jazuli, dengan lomba yang diadakan untuk memperingati ulang tahun PKS ke-17 ini, Fraksi PKS ingin ikut serta mengokohkan nilai-nilai agama sebagai perekat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Jazuli, globalisasi adalah salah satu tantangan terbesar nasionalisme bagi setiap bangsa.

Ada beberapa tema dalam lomba karya tulis kebangsaan ini. Diantaranya “Karakteristik Demokrasi Pancasila”, “Peran Generasi Muda dalam Menjaga Keutuhan NKRI”, dan beberapa tema lainnya.

Peserta lomba karya tulis kebangsaan ini terbagi ke dalam tiga kategori. Pertama, kategori pelajar dan mahasiswa. Kedua, kategori wartawan. Ketiga, kategori ibu rumah tangga.

Ketika ditanya mengenai mengapa ibu rumah tangga masuk dalam kategori peserta lomba karya tulis kebangsaan ini, Jazuli dengan tegas tidak ingin menafikan peran mereka sebagai faktor ketahanan keluarga Indonesia.

“Jangan salah, ibu rumah tangga memiliki peran yang sangat vital dalam ketahanan republik ini. Jangan nafikan peran mereka,” kata Jazuli.

Dewan juri untuk lomba karya tulis kebangsaan ini terdiri dari unsur ahli (LIPI, Lemhanas, TNI, POLRI, dan Budayawan) dan unsur Anggota FPKS DPR RI (Hidayat Nur Wahid, Soenmandjaya Rukmandis, dan Adang Daradjatun).

Waktu pengiriman tulisan dibuka tanggal 1 April dan ditutup tanggal 21 april 2015. Seluruh warga negara Indonesia, ujar Jazuli, dapat mengikuti kegiatan ini dan mengakses syarat serta ketentuannya di website FPKS, yaitu fraksidpr.pks.id

“Kami undangpelajar, mahasiswa, profesional, petani, pekerja, ibu rumah tangga dan lainnya untuk mengirimkan karyanya ke panitia lomba,” pungkas Jazuli. (us/onk)