Politik

Pilgub Jatim, Forum Kiai Kampung Minta Jokowi Calonkan Khofifah

Selasa, 28 Maret 2017 16:22 wib

...
Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf saat peresmian gedung baru Harian Kompas tahun lalu (santrinews.com/antara)

Surabaya – Forum Kiai Kampung menginginkan Gubernur Jawa Timur yang akan terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah 2018 mendatang berasal dari Nahdlatul Ulama (NU). Alasannya, Jatim mayoritas warganya NU.

*Wajar jika kami menginginkan gubernur asal NU,” ujar Ketua Forum Kiai Kampung Jawa Timur, Fahrurrozi, Selasa, 28 Maret 2017.

Gus Fahrur, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa forum ini memiliki ikatan dan kultur NU, sehingga menjadi tempat komunikasi para kiai kampung untuk menyalurkan aspirasinya.

Saat ini terdapat dua nama kader NU yang disebut-sebut akan maju sebagai kandidat pengganti Soekarwo, yaitu Saifullah Yusuf yang sekarang menjabat Wakil Gubernur Jatim dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Di struktural NU, nama Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul merupakan salah seorang ketua PBNU, sedangkan Khofifah adalah ketua umum Pimpinan Pusat Muslimat NU.

“Ada dua nama yang muncul sekarang, Gus Ipul dan Khofifah. Semuanya kader NU,” tegasnya.

Khusus ke Khofifah, kata dia, forum kiai kampung berencana merekomendasikan nama Khofifah sebagi Calon Gubernur Jawa Timur kepada Presiden Joko Widodo karena saat ini masih menjabat sebagai pembantu Presiden.

Sementara itu, khusus posisi Wakil Gubernur Jatim, para kiai kampung berharap terhadap figur birokrat agar mampu meneruskan pembangunan.

“Kami sudah menganalisa lima nama birokrat yang cocok mendampingi dua calon gubernur tadi,” katanya.

Nama-nama birokrat yang disebut adalah Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jatim Wahid Wahyudi, Kepala Inspektorat Jatim Nurwiyatno, dan Asisten II Bidang ekonomi dan Pembangunan Pemprov Jatim Fattah Yasin.

Kemudian, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jatim yang juga mantan Bupati Tulungagung dua periode Heru Tjahyono, serta mantan Kepala Asisten II Pemprov Jatim Hadi Prasetyo. (shir/ant)