Politik

Ziarah Makam Sunan Ampel, Gus Ipul: Sudah Wafat Masih Menghidupi yang Hidup

Selasa, 06 Maret 2018 16:09 wib

...
Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyalami peziarah di Makam Sunan Ampel Surabaya, Selasa, 6 Maret 2018 (santrinews.com/ist)

Surabaya – Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul berjanji akan meningkatkan sarana dan prasarana di beberapa tempat wisata religi. Keberadaan museum juga sedan dipikirkan untuk dibangun di setiap tempat wisata religi.

“Harus mulai dipikirkan Museum Sunan Ampel. Jadi, ada wisata pendidikan,” kata Gus Ipul saat berziarah ke Mmakam Sunan Ampel di Surabaya, Selasa, 6 Maret 2018.

Baca: Gus Ipul: Cikal Bakal NU dari Wali Songo

Sebelum ziarah, Gus Ipul sempat menjalankan shalat dhuhur di masjid di kompleks Makam Sunan Ampel. Gus ipul juga sempat masuk ke sentra wisata religi dengan memborong beberapa produk UMKM di antaranya, tasbih serta beberapa kilogram kurma.

Menurut Gus Ipul, dengan adanya museum para peziarah juga bisa belajar sejarah dan mengetahui profil utuh tentang makam serta budaya yang mereka kunjungi.

“Ke depan, setiap makam akan dibangunkan museum. Sehingga, ketika kita bercerita tentang pahlawan, ada makamnya. Juga ada bukti sejarahnya lewat museumnya. Sehingga, kedepan akan lebih mudah dalam belajar sejarah,” ujarnya.

Baca Juga: Sosialisasikan Muktamar NU, Gus Ipul dan Padly Padi Ziarah Makam Sunan Giri

Peningkatan sarana dan prasana itu penting demi kenyamanan perziarah, sehingga jumlah peziarah semakin meningkat. Sebab, peningkatan jumlah peziarah akan berdampak ke aspek lain. Di antaranya, aspek ekonomi melalui perdagangan produk UKM (Usaha Kecil Menengah) masyarakat sekitar.

“Ini adalah contoh tempat wisata yang menumbuhkan ekonomi kreatif. Yang wafat, menghidupi yang hidup. Hal yang menjadi perenungan kita,” tegasnya.

Baca Juga: Ziarah Sunan Ampel, Puti Perkuat Napak Tilas Islam dan Kebangsaan

Ia menjelaskan, pariwisata mena*jadi salah satu andalan Jawa Timur ke depan. Saat ini, wisatawan dalam maupun luar negeri terus meningkat. Untuk saat ini, jumlah wisatawan asing mencapai 600 ribu pertahun. Jumlah ini meningkat dari yang sebelumnya hanya sebesar 200 ribu.

Sementara untuk wisatawan dalam negeri mencapai 54 juta. “Sedangkan satu di antara derah wisata yang banyak dikunjungi wisatawan dalam negeri adalah makam para wali,” jelasnya.

Baca Juga: Kisah Gus Dur Dilarang Ziarah ke Makam Ayahnya

Menurutnya, untuk semakin meningkatkan jumlah wisatawan, tempat wisata religi harus memenuhi beberapa kriteria agar membuat wisatawan nyaman. Mulai dari kebersihan, kenyaman, hingga pusat oleh-oleh dengan kualitas bagus.

“Oleh-oleh dari Sunan Ampel harus dikemas dengan bagus. Ke depan, harus ada kerjasama dengan pemerintah di daerah untuk memperbaiki sarana dan prasarana. Apalagi, lima dari sembilan Wali ada di Jawa Timur,” ujarnya.

Baca Juga: Mohon Barokah, Khofifah dan Cak Imin Ziarah ke Makam Gus Dur

Ia juga mengusulkan agar wisata religi di Jatim semakin memperbanyak kegiatan yang sekaligus bisa memperbanyak wisatawan. “Kami usulkan agar membuat even yang lebih banyak lagi. Saat ini, memang sudah ada beberapa even. Namun, kedepan bisa lebih banyak lagi,” ujarnya.

Lihat Juga: Ingatkan Pesan Gus Dur, Khofifah: Perempuan Cantik Harus Jadi Diri Sendiri

“Misalnya, dengan membuat Pekan Wali Songo. Isinya, bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” pungkasnya. (*)