Politik

Minta Maaf Pernah Sebarkan Isu PKI, Ini Jawaban Jokowi kepada La Nyalla

Minggu, 28 Oktober 2018 12:30 wib

...
La Nyalla Mahmud Mattalitti dan Joko Widodo (santrinews.com/ist)

Surabaya – Ketua Pemuda Pancasila Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti, menemui Presiden Joko Widodo, di sela kunjungannya di Jawa Timur guna mengklarifikasi sikap politiknya pada Pilpres 2014 lalu.

Pertemuan berlangsung sekira 30 menit di hotel tempat Jokowi bersama rombongannya bermalam di Surabaya, Sabtu malam, 27 Oktober 2018.

Kepada Jokowi, La Nyalla menjelaskan mengapa saat itu dirinya menjadi oposan. La Nyalla juga meminta maaf telah ikut menyebarkan isu negatif tentang Jokowi saat itu, termasuk menyebarkan bahwa Jokowi adalah keturunan PKI.

“Saya minta maaf karena pernah ikut menyebarkan informasi-informasi negatif, termasuk isu-isu Jokowi keturunan dan pendukung PKI saat Pilpres yang lalu,” kata La Nyalla dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 28 Oktober 2018.

Pada Pilpres 2014 lalu, La Nyalla menudukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Radjasa. Kini, ia beralih mendukung pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

La Nyalla juga mengungkapkan saat mendengar klarifikasi dan permintaan maafnya, Jokowi pun hanya menanggapi hal itu dengan tertawa saja.

Namun Jokowi berupaya menjelaskan bahwa ia tidak mungkin keturunan anggota PKI ataupun pernah aktif di PKI. Sebab selain Jokowi lahir pada tahun 1961, ayah Jokowi juga disebut aktif di Nahdlatul Ulama (NU).

“Sudahlah Bang Nyalla, saya sudah tidak menanggapi lagi fitnah-fitnah seperti itu,” ucap Jokowi seperti ditirukan La Nyalla.

Di akkhir pertemuan, Jokowi menyampaikan terima kasih atas tekad dukungan La Nyalla kepada pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 mendatang. (rus/onk)