Politik

Prabowo Akui Tak Bisa Jadi Imam Shalat

Senin, 17 Desember 2018 20:00 wib

...
Prabowo Subianto menerima surat dukungan hasil Ijtima Ulama II, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Ahad, 16 September 2018 (santrinews.com/detik)

Bogor – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku tak bisa jadi imam shalat karena ilmu agamanya masih rendah. Menurutnya, yang pantas jadi imam shalat adalah mereka yang punya ilmu agama yang lebih tinggi.

“Saya nggak bisa jadi imam shalat. Ya saya merasa tahu diri. Betul. Yang jadi imam ya harus orang yang lebih tinggi ilmunya,” kata Prabowo saat berpidato di Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 17 Desember 2018.

Baca: Prabowo Berkomitmen Majukan Pesantren

Prabowo tak khawatir jika masyarakat tahu jika memang dirinya tak bisa jadi imam shalat.

“Lebih baik saya ikuti imam yang lebih tinggi ilmunya daripada saya. Untuk apa saya bohong? Untuk apa saya pura-pura kepada kalian?,” ujar Prabowo.

Prabowo juga heran lantaran sering disangkut-sangkutkan dengan isu agama. Beberapa kali dianggap sebagai islam garis keras, tetapi tak jarang dia juga dianggap sebagai sosok yang kurang islami.

Soal Prabowo tak bisa jadi imam shalat dikemukakan pertama kali oleh La Nyalla Mattalitti, mantan pendukung Prabowo yang kini jadi pendukung Joko Widodo di Pilpres 2019.

“Saya tahu Prabowo. Kalau soal Islam lebih hebat Pak Jokowi. Pak Jokowi berani mimpin salat. Pak Prabowo berani suruh mimpin shalat? Nggak berani. Ayo kita uji keislamannya Pak Prabowo. Suruh Pak Prabowo baca Al-Fatihah, Al-Ikhlas, baca, bacaan shalat. Kita semua jadi saksi,” kata La Nyalla, usai membesuk KH Ma’ruf Amin di Jakarta, Selasa, 11 Desember 2018.

Baca juga: Kenakan Sarung, Jokowi Shalat Maghrib Berjemaah di Pesantren Langitan

La Nyalla pernah menjadi kader Partai Gerindra. Namun dia telah mengundurkan diri sejak kasus mahar pencalonan dirinya di Pilgub Jatim pada awal 2018 lalu mencuat. Kini La Nyalla adalah politikus Partai Bulan Bintang (PBB) dan mendukung pasangan Jokowi-KH Ma’ruf di Pilpres 2019.

La Nyalla mengatakan Jokowi merupakan seorang Muslim yang taat. Ia lantas mencontohkan Jokowi rajin menjalankan ibadah seperti berpuasa dan salat tepat waktu dengan baik.

Melihat hal itu, La Nyalla merasa yakin bahwa Pilpres 2019 nanti Jokowi-KH Ma’ruf bakal memenangkan kontestasi pemilu kembali seperti pada 2014. (us/cnn)