Politik

Ribuan Santri Sumenep Bakal Deklarasi Dukung Jokowi-KH Maruf Amin

Kamis, 10 Januari 2019 20:30 wib

...
Panitia Pelaksana Deklarasi Jaringan Kiai-Santri Nasional (JKSN) Kabupaten Sumenep, Fathorrahman (santrinews.com/ist)

Sumenep – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pesantren. Terbukti, antara lain penetapan Hari Santri Nasional dan pemberian gelar pahlawan nasional kepada tokoh pesantren seperti KHR As’ad Syamsul Arifin, dan KH Abdul Wahab Chasbullah.

Karena itu, para kiai dan santri di Kabupaten Sumenep merasa memiliki tanggungjawab moral untuk memenangkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Baca: Presiden Jokowi Pertimbangkan Menteri Khusus Pondok Pesantren

Komitmen itu akan dibuktikan dengan rencana deklarasi dukungan kepada Jokowi-KH Ma’ruf Amin oleh Jaringan Kiai-Santri Nasional (JKSN) Kabupaten Sumenep, pada Senin 14 Januari 2019, pekan depan.

“Deklarasi akan diikuti oleh kiai dan santri dari hampir semua pesantren di Sumenep,” kata Ketua Panitia Pelaksana Deklarasi JKSN Sumenep, Fathorrahman, di Sumenep, Kamis, 10 Januari 2019.

Baca juga: Sering Undang Ulama ke Istana, Ini Alasan Jokowi

Fathorrahman menjelaskan, deklarasi akan dihadiri sejumlah tokoh nasional. Antara lain Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa, Ketua Dewan Penasihat JKSN KH Asep Saifuddin Chalim, dan Ketua JKSN Pusat KH Roziqi.

Alumnus Pondok Pesantren An-Nuqayah Guluk-Guluk ini memastikan Sumenep akan menjadi lumbung suara kemenangan untuk pasangan Jokowi-KH Ma’ruf di di Madura. “Sumenep representasi kota santri yang taat kiai. Pak Jokowi ini presiden yang paling sering silaturahmi ke pesantren,” tegasnya.

Baca juga: Kiai Hasyim Muzadi: Jokowi Religius Nasionalis, Bukan PKI

Usai deklarasi di Gedung Korpri Sumenep, akan dilanjutkan dengan peresmian Posko JKSN Kabupaten Sumenep di Jalan Adirasa 19 Kolor.

JKSN telah dideklarasikan secara resmi di halaman kampus Institut KH Abdul Chalim, di lingkungan Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Sabtu, 6 Oktober 2018 lalu. (rus/onk)