Politik

Nur Faizin, Bakal Calon Wakil Bupati Representasi Santri Milenial

Jum'at, 15 November 2019 17:30 wib

...
Nur Faizin menyerahkan formulir sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Sumenep kepada Sekretaris LPP DPC PKB Sumenep Rasidi (santrinews.com/mahrus)

Sumenep – Nur Faizin, 31 tahun, akan meramaikan bursa Pemilihan Bupati (Pilbup) Sumenep 2020. Ia mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wakil Bupati ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Dorongan tim saya, meminta saya ikut ambil bagian membangun Sumenep dengan mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati,” kata Nur Faizin usai mengembalikan formulir di Graha Gus Dur Kantor DPC PKB Sumenep, Jl. Imam Bonjol 35 Pamolokan, Jumat, 15 Nopember 2019.

Baca juga: Kriteria Sosok Calon Bupati Sumenep Versi PKB

Jen –sapaan akrab Nur Faizin, menjelaskan alasannya lebih memilih mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati. Ia mengormati tokoh-tokoh lain yang kebih senior dan berpengalaman yang berkeinginan serupa, teruta di internal PKB.

“Saya sadar diri. Saya ini masih muda. Masih banyak tokoh-tokoh yang lebih senior dan kaya pengalaman,” ujarnya.

Baca juga: Ketua Muslimat NU Nyai Khalifah Positif Maju Pilbup Sumenep

Bukan sekadar meramaikan kontestasi Pilbup, Jen sebagai santri dan anak muda ingin terlibat langsung menentukan arah pembangunan Sumenep lima tahun ke depan. “Kontribusi santri dan generasi milenial sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Dalam pemilu legislatif 2019 lalu, putra Rais Syuriah MWCNU Dungkek KH Roji Fawaid Baidlawi ini gagal mendapatkan kursi di DPRD Jawa Timur. Namun ia tidak patah arang untuk terus menemukan medan pengabdian.

“Dalam politik boleh mati berkali-kali. Namun saya ingin memastikan nyali dan optimisme anak-anak muda harus tetap ada,” tegasnya.

Bermodal 60 ribu suara saat maju calon legislative 2019 lalu, Jen optimis akan mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB untuk maju sebagai cawabup, mendampingi cabup yang akan ditentukan partai.

“Modal saya 60 ribu suara saat nyalon di Pileg kemarin. Saya pikir itu modal yang cukup bagus untuk menjadi pertimbangan partai,” tukas Wakil Sekjen PP GP Ansor ini.

Ia memilih tidak mendaftar melalui partai selain PKB. Alasannya ia kader asli PKB. “Saya ini PKB 24 karat. Jadi, saya tidak mendaftar melalui partai lain. Hanya PKB,” tegasnya.

Baca juga: Usai Ziarah Makam Raja Sumenep, KH Unais Ali Hisyam Daftar Bacabup di PKB

Jen datang ke DPC PKB Sumenep dengan diantara sekira 200-an anak-muda. Tiba sekitar pukul 15.00 WIB, Jen diterima beberapa pengurus DPC PKB Sumenep.

Sekretaris Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Sumenep Rasidi mengatakan, Nur Faizin adalah kader tulen PKB. Jen Bacawabup kader PKB yang pertama mengembalikan formulir.

“Langkah Nur Faizin ini memiliki arti bahwa dia betul-betul serius,” kata Rasidi yang juga bendahara PC GP Sumenep. (rus/hay)