PMI Sukabumi Bekali Santri tentang Kesiapsiagaan Bencana Alam

Relawan PMI Kota Sukabumi saat memberikan pembelajaran kepada santri pesantren kilat tentang kesiapsiagaan bencana (santrinews.com/antara)

SUKABUMI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, Jawa Barat, memberikan edukasi tentang kesiapsiagaan bencana kepada puluhan santri peserta pesantren kilat di Kota Sukabumi.

“Di sela kegiatan dan pembelajaran keagamaan para santri ini kami sengaja menyisipkan materi kesiapsiagaan bencana agar mereka mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tambahan mengenai kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana,” kata relawan PMI Kota Sukabumi Nursyifa di Sukabumi, Senin, 3 April 2023.

Kegiatan pesantren kilat ini dilaksanakan di salah satu masjid di Kampung Cibitung, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi yang mayoritas pesertanya merupakan anak yatim, piatu, dan yatim piatu.

Menurut Nursyifa, pesantren kilat ini dijadikan momen oleh PMI Kota Sukabumi untuk memberikan ilmu kepada para santri tersebut.

Dengan demikian, setelah mengikuti kegiatan ini mereka tidak hanya mendapatkan berbagai ilmu tentang agama Islam, tetapi juga ilmu pengetahuan lainnya seperti kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana.

Adapun materi yang diberikan oleh para relawan PMI tersebut berupa pengetahuan tentang membuat peta risiko dan jalur evakuasi, menyusun standar operasional prosedur (SOP) sederhana ketika terjadi bencana serta berlatih penanganan pertolongan pertama kepada korban terdampak bencana.

Dengan demikian, para santri diharapkan mempunyai bekal yang cukup dalam menghadapi situasi bencana baik longsor, banjir maupun gempa bumi, karena wilayah Sukabumi termasuk dalam kawasan yang rawan terjadi bencana.

“Dalam kegiatan ini, kami bekerja sama dengan sejumlah lembaga kemanusiaan lainnya serta organisasi profesi, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPFB) serta mahasiswa yang tengah melaksanakan kuliah kerja nyata,” katanya.

Dalam kegiatan ini setiap anggota maupun relawan melakukan saling tukar pengalaman dan pembelajaran terbaik dari berbagai operasi bencana dan pelayanan kemanusiaan yang telah dilakukan oleh masing-masing lembaga. (ant/red)

Terkait

Daerah Lainnya

SantriNews Network