Politik

Ribuan Santri dan Kiai Ikrar Menangkan Jokowi-JK

Kamis, 26 Juni 2014 18:57 wib

...
Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa saat menyampaikan orasi politik pemenangan Jokowi-JK dihadapan kiai, santri, dan ibu muslimat, di Pondok Pesantren KH Syarifuddin, Lumajang (santrinews.com/hady)

Lumajang – Puluhan kiai dan ribuan santri di Kabupaten Lumajang melakukan ikrar dukungan kepada pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla di Pondok Pesantren KH Syarifuddin Desa Wonorejo, Kedungjajang, Lumajang, Jawa Timur, Kamis, 26 Juni 2014.

Mereka mengatasnamakan relawan suara hati nurani rakyat. Ikrar dukungan tersebut disaksikan langsung oleh salah satu juru bicara Jokowi-Jusuf Kalla, Khofifah Indar Parawansa. Acara ikrar dirangkai dengan doa dan istighotsah bersama untuk kemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. 

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sikap para kiai dan santri mendukung Jokow-JK adalah pilihan tepat. Pilihan itu bahkan sesuai dengan semangat mempertahankan Islam ahlus Sunnah waljamaah.

“Yaitu demi kebesaran NU dan ahlussunnah wal jamaah. Saatnya pendukung Gus Dur dan Bung Karno mendukung Jokowi-JK,” katanya.

Ia menambahkan, dirinya melihat hal aneh di pilpres kali ini. Yaitu banyaknya alat kampanye salah satu capres-cawapres yang menggunakan foto Gus Dur. “Padahal mereka itulah yang dulu berkomplot menjatuhkan Gus Dur,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Internasional Conference of Islamic Scholars (ICIS), Nashihin Hasan mengatakan, sebagian orang memilih pemimpin berdasarkan ketegasan. Sayangnya tegas menurut mereka hanya diukur dari ucapan. “Padahal tegas itu ukurannya adalah sikap dan pekerjaan,” katanya.

Nashihin Hasan mengatakan, kunci kemenangan Jokowi-Jusuf Kalla adalah menguasai perolehan suara 6 wilayah. Yaitu Jatim, Jateng, Jabar, Banten, DKI Jakarta, Sumut, dan Sulsel.

“Belakangan ini trend suara Jokowi terus menanjak. Tapi para santri semua (harus) tetap aktif mengajak masyarakat untuk memilih,” ajaknya. (ahay)