Ramadlan 2014

Muhammadiyah Siap Hadiri Sidang Isbat

Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (tengah) saat memimpin Sidang Isbat pada tahun 2013 lalu (dok/santrinews.com)

Jakarta – Utusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah siap menghadiri Sidang Isbat, atau sidang penetapan awal Ramadlan 1435 Hijriah yang digelar di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Jumat besok, 27 Juni 2014. Muhammadiyah telah menerima undangan dari Kementerian Agama.

“Kita akan kirim utusan. Undangannya baru sampai hari ini, namun kita minta Kementerian Agama untuk membalas surat kita dulu, sebab dalam surat itu berisi beberapa poin yang diinginkan Muhammadiyah terkait Sidang Isbat,” kata Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu’thi, di Jakarta, Kamis 26 Juni 2014.

Mu’thi mengatakan, surat yang dikirimkan PP Muhammadiyah terkait sidang isbat, hingga kini belum mendapat balasan dari Kementerian Agama, dan dalam surat itu pihaknya meminta beberapa poin untuk dikabulkan.

Di antaranya meminta Kementerian Agama hanya mengundang ormas Islam yang mempunyai sistem penanggalan tersendiri dalam menetapkan awal Ramadhan.

Selanjutnya, diskusi dalam Sidang Isbat hendaknya dilakukan secara tertutup tanpa adanya publikasi secara langsung oleh media, khususnya televisi.

Selain itu, dalam pengumuman hasil sidang isbat, Kementerian Agama hendaknya menyampaikan hasil pandangan dari beberapa ormas disertai alasannya, kemudian mengambil keputusan untuk ditetapkan.

“Kita harapkan ada surat balasan dari Kementerian Agama terkait poin yang kita sampaikan mengenai Sidang Isbat, dan sekarang masih ada waktu sehingga nantinya kita bisa kirim utusan untuk menghadiri sidang tersebut,” tuturnya.

Ia menjelaskan, surat yang dikirim Muhammadiyah mengacu pada tujuan didirikannya Kementerian Agama, yakni menciptakan sistem kerukunan antarumat berama serta mempererat ukhuwah dalam beragama.

Sebelumnya, Muhammadiyah secara resmi telah menetapkan 1 Ramadhan 1435 H jatuh pada Sabtu, 28 Juni 2014 melalui hisab. Pada Sidang Isbat tahu lalu, Muhammadiyah memilih absen.

Ijtima (kesepakatan) untuk menetapkan 1 Ramadhan 1435H, kata dia, diputuskan pada Jumat, 27 Juni 2014 pukul 15.10 WIB. Saat matahari terbenam, hilal (bulan baru yang menjadi tanda pergantian awal hari) sudah terwujud dengan ketinggian 31 menit dan 17 detik. (*ant/hay)

Terkait

Nasional Lainnya

SantriNews Network