Daerah

Ibunda Jokowi Wafat, PDIP Sumenep: Doa Terbaik kepada Almarhumah

Rabu, 25 Maret 2020 23:30 wib

...
Hj Sujiatmi Notomiharjo, Ibunda Presiden Jokowi (santrinews.com/liputan6)

Shalat gaib adalah salah satu wujud peduli sesama. PDIP Sumenep pun mendoakan almarhumah Sujiatmi.

Sumenep – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumenep, Jawa Timur, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Ibunda Presiden Jokowi, Hj Sujiatmi Notomiharjo.

“Sebagai sesama muslim dan yang wafat adalah ibu dari kepala negara, kami juga ikut berduka. Dari jarak yang tidak dekat, kami pun berdoa untuk almarhumah,” kata Sekretaris PDI Perjuangan Sumenep, Abrari, kepada SantriNews.com, Rabu malam, 25 Maret 2020.

Baca juga: Khofifah: Ibunda Presiden Jokowi Itu Muslimat NU

Sujiatmi meninggal dunia di usia 77 tahun, di RST Tingkat III Slamet Riyadi Surakarta, Solo, pada Rabu, 25 Maret 2020, pukul 16.45 WIB. Almarhumah sudah lama menderita sakit kanker.

Abrari mengaku belum ada instruksi untuk dan atas nama PDI Perjuangan. Tetapi sebagai sesama “kader merah” atau kader PDI Perjuangan dengan Presiden Jokowi, PDI Perjuangan Sumenep turut mendoakan almarhumah.

“Kami pun berdoa yang dilakukan dengan caranya masing-masing. Shalat gaib adalah salah satu contoh bahwa kami peduli sesama,” tegasnya.

“Sebagai sesama warga negara, doa terbaik kepada almarhumah ibunda kader PDI Perjuangan,” lanjutnya.

Baca juga: Ibunda Meninggal, Presiden Jokowi Langsung Bertolak ke Solo

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menilai almarhumah Sujiatmi merupakan sosok perempuan yang sederhana, taat beribadah dan rajin menghadiri acara majelis taklim.

“Kami yakin beliau wafat dalam keadaan husnul khatimah, karena kami menyaksikan beliau adalah perempuan, seorang ibu yang sederhana, taat beribadah, rajin menghadiri majelis taklim, pengajian,” kata Kiai Said. (ari/hay)