Daerah

Peran TNI di Balik Pembangunan Masjid “Hijau” di Pamekasan

Senin, 16 Desember 2019 09:30 wib

...

Arsitek Masjid Nurul Iman murni dari TNI dan ide dari masyarakat.

Pamekasan – Anggota TNI dari Koramil 13 Pasean, Pamekasan, melaksanakan kerja bakti bersih lingkungan serta pengecatan Masjid Nurul Iman di Dusun Tengah, Desa Tegangser Daya.

“Ini kegiatan non program Koramil 0826/13 Pasean setiap Jumat, bersih bersih desa,” Bintara Tinggi Urusan Dinas Dalam (Batituud) Koramil Pasean, Pelda A Syukur, di sela kerja bakti, Jumat pagi, 13 Desember 2019.

Baca juga: TNI Lahir dari Para Santri dan Ulama

Para anggota TNI tampak bersemangat membaur bersama masyarakat sekitar melakukan pengecatan dinding Masjid Nurul Iman.

Pelda Syakur menjelaskan, kerja bakti bertujuan untuk memupuk jiwa gotong royong di desa yang mulai luntur.

“Setiap Jumat biasanya pembersihan jalan desa, kuburan, masjid bersama masyarakat, perangkat desa, dan anggota Koramil Pasean,” ujarnya.

Masjid Nurul Iman dikenal masyarakat dengan mesjid tentara atau masjid hijau, sebab masjid ini dipelopori dan dibangun oleh Babinsa bersama masyarakat sekitar.

Baca juga: Cara TNI-Polri Tulungagung Merawat Toleransi Antar-Umat Beragama

“Arsitek masjid ini murni sari Babinsa dan ide dari masyarakat. Kaligrafi interior yang buat anggota Koramil Pasean,” ujarnya.

Disamping bercirikan tentara berwarna hijau, masjid ini juga dilengkapi dengan prasarana tempat istirahat yang berwarna loreng, serta air minum dingin dan panas.

Baca juga: TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jalan dan Asrama Santri

Ketua Takmir Masjid Nurul Iman Ustaz Abu Yasid mengucapkan terima kasih kepada Koramil Pasean yang telah melakukan kerja bakti berupa pengecatan tembok dan dinding masjid, serta bantuan cat 150 kg dari Kodim.

“Ini membuktikan Tentara benar-benar menyatu dengan masyarakat. Peduli terhadap lingkungan, sehingga masyarakat merasa terpanggil untuk ikut gotong royong,” kata Ustaz Yazid. (rus/hay)