Daerah

Kader Terbaik Madura Siap Pimpin PMII Jatim

Senin, 23 Desember 2013 21:00 wib

...
Rusman Hadi, salah satu kandidat ketua umum PMII Jawa Timur masa khidmat 2013-2015 (santrinews.com/hady)

Sumenep – Menjelang Konferensi Koordinator Cabang (Konkoorcab) XXI Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur yang sudah tinggal empat hari lagi, beberapa cabang di Jatim terus melakukan konsolidasi agar calon yang diusungnya memenangi perebutan jabatan ketua umum PMII Jatim masa khidmat 2013-2015.

Pengurus Cabang PMII Sumenep bersama cabang lain di Madura telah bersepakat mengusung kader terbaiknya, Rusman Hadi untuk menggantikan kepemimpinan Fairouz Huda.

“Kami sudah bersepakat dan resmi mengusung sahabat Rusman Hadi sebagai calon ketua umum PMII Jawa Timur,” ujar Imam Syafi’ie, ketua umum PC PMII Sumenep, Senin, 23 Desember 2013.

Dia menilai, Rusman yang saat ini menjabat sebagai bendahara umum PKC PMII Jatim cukup intens mendampingi kegiatan-kegiatan cabang PMII di Jatim. Selama ini jalinan komunikasi yang dibangun Rusman dengan kader cukup baik.

“Jadi memang sudah selayaknya kader terbaik Madura memimpin PMII Jatim,” imbuhnya.

Kendati tidak menyebutkan sudah berapa cabang yang mendukung, dia menyatakan optimistis Rusman Hadi akan bisa menang. “Kami tidak mau berandai-andai, yang pasti dukungan akan terus mengalir,” kilahnya.

Konkoorcab XXI PMII Jawa Timur bakal digelar di Hotel Bromo View Kota Probolinggo pada 26-29 Desember mendatang.

Rusman Hadi bersama sejumlah kandidat lain akan bersaing ketat memerebutkan 29 suara dari 31 cabang PMII yang ada di Jatim. Dua cabang, Sampang dan Magetan tidak punya hak suara karena masih berstatus cabang persiapan.

“Tapi semunya kita undang,” kata Ketua Panitia Pelaksana Konkoorcab XXI PMII Jatim, Anang Romli.

Selain Rusman Hadi, hingga saat ini sudah muncul beberapa nama kandidat. Mereka diantaranya adalah M.S Umam (Surabaya), Hasanuddin Tiro (Probolinggo), dan Muhammad Junaidi (Ponorogo).

Diluar nama-nama tersebut, sebenarnya masih banyak nama lain yang juga memiliki kans kuat untuk merebut posisi penting di organisasi mahasiswa Islam terbesar di Indonesia ini. Mereka antara lain, Didik Ferdianto (Jombang), Benu Nuharto (Lamongan), Syafiuddin (Pamekasan), Muhaimin Kholid (Sidoarjo), Febrian Sandhi F (Jember), dan Muhammad Yunus (Malang). (ahay).