Nasional

Raja Salman Bakal Teken Kerja Sama dengan Indonesia, Ini Isinya

Selasa, 28 Februari 2017 00:53 wib

...
Presiden RI Joko Widodo disambut Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud saat berkunjung ke Arab Saudi, September 2015 (santrinews.com/alarabiya)

Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan ada lima perjanjian yang telah disiapkan oleh pemerintah Republik Indonesia mejelang kedatangan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Dua di antaranya dengan Kementerian Agama.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan ini menuturkan perjanjian tersebut menyangkut penyelenggaraan haji dan umroh serta peningkatan kerjasama kebudayaan di antar kedua negara. “Sudah mendapatkan persetujuan dengan pemerintahan Kerajaan Arab Saudi,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 27 Februari 2017.

Lukman menjelaskan, ada beberapa poin penting terkait kesepahaman di antara kedua negara terkait penyelenggaraan haji dan umroh. Menurut dia, kesepahaman ini akan ditindaklanjuti dengan program-program yang lebih rinci ke depannya.

Sementara itu, kata Lukman, di bidang pendidikan dan kebudayaan, ada perjanjian kerjasama kedua negara tentang penanggulangan radikalisme.

Namun, Lukman enggan membeberkan lebih lanjut terkait poin kerjasama antara Indonesia dengan Arab Saudi. “Tentu saya tidak bisa mendahului. Pada waktunya akan saya jelaskan,” tutur dia.

Lukman menambahkan, hal yang tidak boleh dilupakan adalah soal kerja sama di bidang ekonomi. Sebab, Raja Salman datang dengan membawa investasi sekitar US$ 25 miliar. “Dan akan ditanamkan di sini,” ucapnya.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz direncanakan akan berkunjung ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017. Dalam lawatannya kali ini, ia akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo, berpidato di depan anggota MPR, DPR dan DPD, berkunjung ke Masjid Istiqlal lalu berlibur ke Bali. (us/tempo)