Politik

Usai Madura, JKSN Sisir Suara untuk Jokowi di Pantura Jawa Barat

Selasa, 15 Januari 2019 21:26 wib

...
Pengukuhan Jaringan Kiai-Santri Nasional (KJSN) Wilayah Pantura Jabar di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Legok, Lohbener, Kabupaten Indramayu, Selasa, 15 Januari 2019 (santrinews.com/ist)

Indramayu – Jaringan Kiai-Santri Nasional (KJSN) terus menyisir segala penjuru Indonesia untuk memenangkan Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Kali ini wilayah pantai utara (Pantura) Jawa Barat menjadi target mendulang suara.

Tujuh daerah melakukan deklarasi JKSN se-Pantura Jawa Barat, di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Legok, Lohbener, Kabupaten Indramayu, Selasa, 15 Januari 2019. Antara lain Kabupaten Indramayu, Majalengka, Kuningan, Subang, Karawang, dan Kota Cirebon.

Baca: Khofifah dan Kiai Asep Pimpin Deklarasi Dukung Jokowi-KH Maruf di Arab Saudi

Deklarasi dan konsolidasi dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Penasihat JKSN, KH Asep Saifuddin Chalim bersama Ketua Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa. Acara ini dihadiri sekitar 2.000 orang dari unsur kiai, bu nyai dan santri.

KH Asep Saifuddin Chalim menegaskan, warga NU (nahdliyin) memiliki kewajiban memilih KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Sebab, lanjut dia, KH Maruf Amin adalah mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Baca juga: Kemenangan Jokowi-KH Maruf Amin, Simbol Kemenangan Kaum Santri

“Rois Am PBNU itu adalah kepalanya NU. Maka jika ada orang NU yang tidak memilih Jokowi-KH Maruf Amin maka Ia sama saja menginjak kepalanya NU,” kata Kiai Asep yang juga Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) ini.

Sehari sebelumnya, Kiai Asep dan Khofifah mengukuhkan JKSN Kabupaten Sumenep, Madura, di Gedung Korpri Sumenep, Senin malam, 14 Januari 2019.

“Keharusan bagi kita warga NU dan seluruh banom NU yaitu Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor, IPNU dan lainnya untuk memilih bapak Jokowi-KH Maruf Amin,” sambung Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini. (shir/onk)