Daerah

Mudik ke Tulungagung, 19 Santri Amanatul Ummah Jalani Tes Kesehatan

Jum'at, 10 April 2020 20:30 wib

...
Santri Pondok Pesantren Ammanatul Ummah jalani pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas setiba di alun-alun Tulungagung, Jumat, 10 April 2020 (santrinews.com/antara)

Tulungagung – Sebanyak 19 santri dan santriwati dari Pondok Pesantreb Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto mudik ke kampung halaman masing-masing di Tulungagung, Jawa Timur, menjalani screnning kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan wabah Corona atau Covid-19.

Kedatangan belasan santri berusia remaja itu disambut tim medis Dinas Kesehatan Tulungagung, bertempat di alun-alun Tulungagung, Jumat, 10 April 2020.

Begitu turun dari bus yang mengangkut mereka, para santri dan santriwati ini diharuskan berdiri berjajar lebih dulu untuk mengantre proses surveillance (pemeriksaan medis secara verbal dan klinis) lebih dulu, untuk mengidentifikasi ada/tidaknya gejala panas atau batuk pilek yang mengarah ke corona.

“Para santri diperiksa lebih dahulu suhu tubuhnya dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan kemudian dengan metode surveillance,” kata Kepala Puskesmas Sembung, Siswanto.

Tak ada yang memiliki gejala Covid-19. Tim Satgas menyebut, rata-rata suhu para santri berkisar antara 36-37, dan tidak ada keluhan yang berarti.

Para santri yang secara klinis dinyatakan sehat, selanjutnya dipersilakan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari ke depan.

Mereka juga diimbau menjaga jarak dengan anggota keluarga selama masa isolasi mandiri. “Dan itu juga kami beri surat pernyataan (isolasi mandiri) yang ditandatangani orang tua dan juga santri,” katanya lebih lanjut.

Jika nantinya selama masa isolasi mandiri mereka mengalami gejala mirip Covid-19, maka mereka akan diarahkan periksa ke fasilitas kesehatan terdekat. (ant/red)